Wakil Wali Kota Bogor 'Hilang' 3 Pekan, Kini Muncul Jelaskan Kondisi
·waktu baca 2 menit

Keberadaan Wakil Wali Kota (Wawalkot) Bogor Jenal Mutaqin sempat tidak diketahui. Di media sosial beredar kabar ia absen bekerja sejak 18 Februari 2026. Akun media sosialnya juga tidak aktif selama ia absen. Berbagai spekulasi muncul mulai dari dugaan perpecahan di kubu Pemkot Bogor hingga menderita sakit keras.
Namun, kini Jenal sudah kembali bekerja. Pada Rabu (11/3), ia telah terlihat beraktivitas di Balai Kota Bogor.
Terkait absennya selama beberapa hari lalu, Jenal memberikan penjelasan. Ia bilang kemarin sakit sehingga perlu istirahat total.
“Sebagai manusia biasa, sakit tidak bisa dihindari. Kemarin saya butuh istirahat total. Media sosial juga kami matikan untuk proses penyembuhan agar bisa lebih fokus," kata Jenal di Balai Kota Bogor, Rabu (11/3).
"Istri yang merawat saya di rumah sampai sekarang. Sekarang sudah bisa kembali beraktivitas, tapi masih agak lemas ditambah sedang puasa,” sambungnya.
Ia mengaku, saat ini kondisinya juga belum sembuh total, tapi memilih untuk kembali bekerja agar tidak menimbulkan spekulasi.
“Sebetulnya masih lemas, tapi mau tidak mau saya harus mulai aktif karena banyak spekulasi. Kasihan Pak Wali Kota dan warga Bogor juga karena kemarin tidak bisa terlayani selama saya sakit,” ujarnya.
Meski demikian, Jenal mengaku tidak dapat menjelaskan secara rinci terkait penyakit yang dideritanya.
“Saya sakit dalam kondisi yang tidak bisa saya jelaskan spesifikasi penyakitnya, tapi memang turunnya dari asam urat,” jelasnya.
Jenal memohon doa untuk kesembuhannya. Ia berharap dapat segera pulih sehingga dapat kembali menjalankan tugas dan melayani warga Kota Bogor seperti sedia kala.
“Saya mohon maaf kepada masyarakat Bogor dan juga teman-teman media yang sering bertanya. Kemarin memang saya butuh istirahat total. Mohon doanya agar bisa sehat lagi, bisa aktif kembali, dan memberikan yang terbaik untuk warga Bogor,” pungkasnya.
