Wali Kota Semarang Dorong Mal Sediakan Ruang Pengembangan UMKM Lokal

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat meninjau kegiatan pameran 'Semarang Lokal Market' di Atrium Hall MG Setos Semarang, Rabu (5/5). Foto: Pemkot Semarang
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat meninjau kegiatan pameran 'Semarang Lokal Market' di Atrium Hall MG Setos Semarang, Rabu (5/5). Foto: Pemkot Semarang

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta sejumlah pusat perbelanjaan di ibu kota Jawa Tengah untuk dapat memberi ruang yang lebih kepada para pebisnis lokal dan pelaku UMKM.

Hal tersebut menurutnya, dapat melalui penyelenggaraan bazar, pameran, atau juga ruang khusus di area masing-masing pusat perbelanjaan.

Menurutnya, dengan semakin banyak pebisnis lokal hadir di pusat perbelanjaan, maka potensi peningkatan valuasi dari bisnis yang sedang dirintis juga dapat semakin besar.

Hal itu disampaikan Hendrar Prihadi atau akrab disapa Hendi saat meninjau kegiatan pameran 'Semarang Lokal Market' di Atrium Hall MG Setos Semarang, Rabu (5/5).

Ilustrasi UMKM. Foto: Arif Firmansyah/ANTARA FOTO

Dalam kegiatan yang memamerkan produk-produk dari berbagai brand lokal Kota Semarang tersebut, Hendi mengapresiasi berbagai pihak yang terlibat dalam menginisiasi kegiatan tersebut.

Ia pun berharap kegiatan semacam itu bisa semakin banyak diselenggarakan pada pusat perbelanjaan lain yang ada di Kota Semarang.

“Ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang bisa diharapkan berkontribusi besar dalam membangkitkan ekonomi Kota Semarang saat ini. Dengan sentuhan-sentuhan kreatif, added value atau nilai tambah pada produk yang dihasilkan memiliki potensi yang besar untuk menggenjot laju pertumbuhan ekonomi. Sehingga harus didukung semua pihak," tutur Hendi.

"Maka agar sektor ekonomi kreatif bisa berkembang lebih cepat, harus ada ruang yang lebih agar pasar dari produk-produk yang dihasilkan lebih terbuka lebar. Bisa dengan penyelenggaraan pameran seperti ini, atau bisa ada ruang khusus di department store yang didedikasikan untuk pengembangan brand-brand lokal dari Kota Semarang," tegasnya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat membuka kegiatan Musrenbang UMKM dan Koperasi Kota Semarang di Balaikota Semarang. Foto: Dok. Istimewa

Sejalan dengan itu, Hendi tidak menuntup kemungkinan untuk memberikan insentif pada pebisnis lokal, agar kemudian mendapat dukungan dari berbagai sisi agar dapat lebih cepat berkembang.

"Pemerintah Kota Semarang akan membuka jalur komunikasi dan fasilitas yang diperlukan dalam pengembangan usaha lokal, baik itu dari sisi permodalan, pelatihan, pemasaran, atau bahkan juga keringanan pajak," ungkap Hendi.

Kegiatan Semarang Local Market yang ditinjau Hendi tersebut diikuti sebanyak 68 tenan ekonomi kreatif, juga 26 musisi lokal untuk memeriahkan kegiatan tersebut.

Selain itu berbagai komunitas juga terlibat dalam penyelenggaran kegiatan, seperti komunitas penyedia second brand premium (thrifting), kuliner, hingga kerajinan tangan. Kegiatan tersebut dibuka sejak 3 Mei hingga 9 Mei mendatang, mulai pukul 15.00 WIB sampai 23.00 WIB.

kumparan post embed