Walkot Bandung Ungkap 3 Klaster Baru Corona: Pasar, Tenaga Kesehatan, Ojol

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jalan Gatot Soebroto Bandung terlihat sepi saat PSBB hari pertama. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jalan Gatot Soebroto Bandung terlihat sepi saat PSBB hari pertama. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, mengungkap klaster baru sebaran corona di Kota Bandung. Dari laporan yang diterimanya, dalam dua hari ke tercatat 10 warga baru terinfeksi virus corona setelah menjalani rapid test dan swab test. 10 orang tersebut terdiri dari tiga klaster yakni pasar, tenaga kesehatan, serta ojek online (ojol).

"Saya melaporkan update terakhir untuk corona ini di antaranya dua hari terakhir kemarin ada 10 orang yang positif itu terdiri klasternya dari pasar, tiga klaster lah, nakes (tenaga kesehatan) terpapar juga, satu lagi ojol atau apa lah, ada tiga klaster," kata dia kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Senin (8/6).

embed from external kumparan

Oded tak menjelaskan secara rinci mengenai tiga klaster baru tersebut. Meski demikian, dia memastikan, 10 warga yang terinfeksi sudah menjalani isolasi secara mandiri. Selain itu, satu blok pasar yang jadi lokasi sebaran virus kini telah ditutup untuk sementara waktu. Pihaknya juga terus melakukan pelacakan.

Warga membagi-bagikan makan siang gratis kepada pengemudi ojek online (ojol) di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020) Foto: ANTARAFOTO/Suwandy

"Nah, yang pasar, salah satu tindakan dari Pemerintah Dinas Kesehatan sebagai gugus tugas Kota Bandung untuk satu blok di pasar itu ditutup," ucap dia.

"Enggak disebutkan (jumlah tenaga medis) berapa orang dari 10 itu ya. Tapi dari 10 itu ada tenaga medis," lanjut dia.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial saat melakukan monitoring ke SMPN 54 untuk melihat perkembangan anak ayam yang dirawat murid. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Dengan adanya tiga klaster baru sebaran virus corona di Kota Bandung, Oded mengimbau agar masyarakat tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan terutama tetap rutin menggunakan masker. Dia meyakini masker dapat mencegah penularan. Selain itu, dia pun meminta agar warga meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuhnya.

"Karena prinsipnya corona ini ketika imunitas kita kuat dan bagus, makan teratur Insyaallah tidak akan menyerang kita," tandas dia.

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.