Wamendagri soal Pj Walkot Pekanbaru yang Di-OTT KPK: Pegawai yang Baik Kerjanya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wamendagri Bima Arya. Foto: Muthia Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wamendagri Bima Arya. Foto: Muthia Firdaus/kumparan

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, mengungkapkan sosok Pj Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Menurut Bima, selama bertugas di Kemendagri, Risnandar tergolong memiliki kinerja yang cukup baik.

"Dalam catatan kami, Pak Risnandar selama di Kemendagri termasuk pegawai yang baik kerjanya dan tidak pernah melakukan pelanggaran. Karena itu beliau dijadikan Pj Walkot Pekanbaru," kata Bima dalam keterangannya, Selasa (3/12).

Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa. Foto: Pemkot Pekanbaru

Bima melanjutkan, sejak dilantik pada Mei 2024 lalu sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru, Risnandar juga memiliki rekam jejak kinerja yang baik.

"Evaluasi kerjanya sebagai Pj Walkot Pekanbaru termasuk bagus," ungkap dia.

Namun demikian, Bima menegaskan, Risnandar mesti bertanggung jawab apabila terbukti melakukan korupsi.

"Jika Risnandar benar melakukan korupsi maka ini tindakan pribadi yang harus pertanggungjawabkan secara hukum," ujarnya.

Risnandar merupakan salah satu dari total 8 orang yang terjaring dalam OTT KPK di Pekanbaru. Namun, belum diketahui identitas para pihak lainnya.

Hingga saat ini, KPK juga belum membeberkan perkara yang mendasari OTT tersebut. Termasuk soal barang bukti yang diamankan.

Saat ini, para pihak yang diamankan masih berstatus sebagai terperiksa. KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para terperiksa itu, menjadi tersangka atau hanya saksi.