Wamendikdasmen: Tak Ada Jalur Rekomendasi di SPMB

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Seminar Diskusi Putusan MK soal Sekolah SD-SMP gratis di Sekolah DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Senin (30/6/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Seminar Diskusi Putusan MK soal Sekolah SD-SMP gratis di Sekolah DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Senin (30/6/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menegaskan jalur Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) sudah ditentukan. Tidak ada jalur rekomendasi di situ.

“Jalurnya hanya 4, domisili, afirmasi, prestasi, dan lokasi. Tidak ada jalur rekomendasi,” kata Fajar di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta Selatan pada Senin (30/6).

Belakangan memang tengah ramai surat Wakil Ketua DPRD Banten, Budi Prajogo mengirim memo menitip siswa ke sebuah SMA di Cilegon, Banten, pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.

Fajar sudah mendengar kabar itu.

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di sejumlah daerah. Foto: Dok. Kemendikdasmen

“Saya mengikuti pemberitaan tersebut, kan beliau juga sudah minta maaf ya. Jadi secara umum kalau kita lihat evaluasi, per hari ini itu tidak ada masalah yang serius sebenarnya,” ujar Fajar.

“Memang ada informasi rumor bahwa ini ada titipan jual beli kursi, itu sudah kami cek. Mungkin rumor itu berkembang sebagai tanda pengingat supaya orang lebih aware, lebih waspada tidak melakukan tindakan itu,” tutur dia.

Fajar menilai, secara keseluruhan, penyelenggaraan SPMB tidak ada masalah. Proses seleksi berjalan lancar.

“Dan saya sudah ngecek ke beberapa daerah, alhamdulillah sih tidak ada kendala yang berarti dan banyak sekolah yang sudah selesai mengumumkan SPMB-nya tinggal masalah daftar ulang,” tambahnya.