Wamenhaj: Presiden Prabowo Pantas Kita Sebut Bapak Haji Indonesia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak di Bandara Jeddah. Foto: Dok. MCH 2026
zoom-in-whitePerbesar
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak di Bandara Jeddah. Foto: Dok. MCH 2026

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menilai Presiden Prabowo Subianto layak dijuluki sebagai Bapak Haji Indonesia. Sebab, Prabowo dinilai berkomitmen mendorong perubahan radikal dalam tata kelola penyelenggaraan ibadah haji.

Dahnil mengungkapkan, pesan khusus Prabowo menjelang keberangkatan tim ke urusan eksternal haji. Prabowo menginstruksikan agar seluruh jajaran kementerian melakukan perbaikan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Pesan dari Presiden Prabowo sebelum saya berangkat, tahun ini harus menjadi sejarah baru pengelolaan dan tata kelola haji. Harus jauh lebih baik sebagai bukti kehadiran negara," kata Dahnil Senin (18/5).

Menurut Dahnil, komitmen politik Prabowo terhadap perbaikan layanan haji sangat tinggi. Salah satu bukti konkretnya adalah langkah strategis membentuk Kementerian Haji dan Umrah secara mandiri serta melakukan revitalisasi menyeluruh pada fungsi-fungsi kelembagaan.

"Bagi kami, komitmen Presiden terhadap haji itu luar biasa tinggi. Saya sering menyebutkan di Kementerian Haji, harusnya Pak Prabowo ini diberi gelar Bapak Haji Indonesia," ujarnya.

Dahnil menambahkan, dorongan reformasi birokrasi dan operasional dari Prabowo menjadi faktor utama yang memungkinkan dilakukannya perubahan sistemik.

"Karena perubahan-perubahan signifikan, beliau yang dorong kehadiran Kementerian Haji, kemudian fungsi-fungsinya direvitalisasi. Sebenarnya Pak Prabowo ini pantas kita sebut sebagai Bapak Haji Indonesia," pungkas Dahnil.