Warga Aceh Diminta Tak Anggap COVID-19 Flu Biasa, Segera Periksa Jika Bergejala
·waktu baca 2 menit

Kasus penularan COVID-19 di luar Jawa-Bali mulai meningkat, termasuk di Aceh yang kini diterapkan PPKM Level 4. Atas kondisi ini, Satgas Penanganan COVID-19 Aceh meminta warga tidak menganggap COVID-19 sebagai flu biasa.
Masyarakat diminta setiap memiliki gejala demam, nyeri, hingga hilang daya penciuman (anosmia), agar langsung memeriksakan diri ke puskesmas, rumah sakit, dan faskes terdekat.
“Setiap individu seyogyanya tidak lagi memandang COVID-19 sebagai penyakit flu yang bisa diabaikan,” kata Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, Selasa (17/8).
“Semakin cepat mencari pertolongan medis, Insyaallah kian mudah sembuh dan memperkecil risiko kematian,” imbuhnya.
Saifullah menyebut ada banyak kasus COVID-19 berakhir fatal dan meninggal dunia hanya karena terlambat meminta bantuan medis, selain karena faktor penyakit penyerta dan lanjut usia.
“Pasien tiba di rumah sakit pada saat penyakitnya sudah stadium lanjut, dan bahkan ada yang sudah kritis," ungkapnya.
Umur manusia memang sudah ditentukan, namun ikhtiar untuk menyelamatkan nyawa dan kehidupan merupakan tugas wajib yang mesti kita tunaikan bersama
-Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani.
Lebih lanjut, Saifullah menuturkan, per Senin (16/8), kasus harian COVID-19 di Aceh bertambah sebanyak 341 orang. Sedangkan angka kesembuhan hanya bertambah 136 orang.
“Yang sembuh lebih sedikit dari pada penderita baru,” ujarnya.
Kasus-kasus baru itu meliputi warga Banda Aceh sebanyak 132, Aceh Besar 109, Aceh Tengah 25, Aceh Jaya 16, Aceh Tamiang 12, Aceh Barat 12, Aceh Selatan 10, Aceh Utara 5, serta warga Langsa dan Pidie masing-masing 4 orang.
Kemudian warga Aceh Tenggara 3, Sabang 3, Aceh Timur 2, Lhokseumawe 1, Gayo Lues 1, Pidie Jaya 1, dan warga Aceh Singkil juga 1 orang.
Sementara pasien yang dinyatakan sembuh meliputi warga Aceh Besar 75, Aceh Tengah 23, Lhokseumawe 20, Sabang 8, Aceh Tamiang 5, Aceh Utara 3, Aceh Timur 1 dan Pidie Jaya 1 orang.
Secara akumulatif kasus COVID-19 di Aceh saat ini telah mencapai 27.774 orang. Rinciannya, pasien sedang dirawat 5.457, sudah sembuh 21.127, dan kasus meninggal dunia mencapai sebanyak 1.190 jiwa.
