Warga Australia Diimbau Makan Lebih Banyak Daging Kanguru

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kanguru (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Kanguru (Foto: Pixabay)

Pemerintah Australia mulai kewalahan menghadapi melonjaknya populasi kanguru. Untuk mengurangi keberadaan kanguru yang mulai merugikan pertanian, warga Australia diimbau lebih banyak memakan daging hewan berkantung ini.

Diberitakan ABC News, Senin (11/9), angka resmi pemerintah Australia menunjukkan pada tahun 2016 ada 45 juta kanguru di negara itu, hampir dua kali lipat populasi warga Australia.

Jumlah ini bertambah pesat dari tahun 2010 yang hanya 27 juta ekor. Disinyalir pembengkakan populasi kanguru disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, sehingga membuat pakan hewan ini semakin berlimpah.

Salah satu daerah dengan jumlah kanguru terbanyak adalah bagian barat Queensland. Para peternak dan petani mengeluhkan perkebunan mereka yang habis dimakan kanguru.

Padang rumput yang seharusnya menjadi tempat hewan ternak mencari makan juga semakin gundul dimakani hewan ini. Menurut warga setempat, di padang rumput biasanya ada 10 ribu hingga 15 kanguru, jumlah yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya.

Para ahli mengimbau pemerintah untuk memusnahkan para kanguru ini dengan memburu mereka. Profesor David Paton dari University of Adelaide mengatakan, kanguru buruan ini nantinya bisa dijadikan konsumsi manusia agar tidak sia-sia bangkainya.

"Pemerintah harus memikirkan akan digunakan untuk apa hewan-hewan yang nanti diburu," ujar Paton.

"Kita tidak bisa meninggalkan mereka di ladang untuk membusuk atau membiarkan mereka di gudang," kata dia lagi.

Menurut Paton, jumlah kanguru yang berlimpah berbahaya bagi keberagaman alam.