Warga Berbondong-bondong Ingin Ketemu Sri Sultan 'Ngalap Berkah', Rela Sewa Bus

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Antrean masyarakat yang ingin menemui Sultan HB X di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Senin (30/3/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Antrean masyarakat yang ingin menemui Sultan HB X di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Senin (30/3/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Antrean masyarakat mengular di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Senin pagi (30/3).

Masyarakat berbaris sepanjang puluhan meter di samping Bale Woro, Kepatihan, menunggu masuk melalui gerbang Bangsal Kepatihan.

Masyarakat ingin bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam acara silaturahmi dan peringatan hari jadi DIY ke-271. Masyarakat berkesempatan bertemu dan bersalaman dengan Sultan.

"Naik bus ini tadi tiga bus. Satu busnya berisi 30-an orang. Sekitar 90 orang," kata Rohayatun warga Jalan Parangtritis, Sewon, Kabupaten Bantul.

"Kebanyakan ibu-ibu semua," ujarnya.

Emak-emak yang ingin menemui Sultan HB X di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Senin (30/3/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Rohayatun dan puluhan tetangganya dari dua desa berangkat pukul 07.30 WIB. Ketika tahu ada kesempatan bertemu sultan, dia dan tetangganya sepakat untuk menyewa bus agar kompak berangkat bersama.

Rohayatun mengaku sudah dua kali ini mengikuti kegiatan silaturahmi dengan Sri Sultan.

"Insyaallah bisa ketemu. Pengin silaturahmi. Ngalap berkah (berharap keberkahan)," katanya.

Emak-emak yang ingin menemui Sultan HB X di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Senin (30/3/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Endah warga Bantul lainnya datang bersama tetangganya dengan naik sepeda motor.

Tahu ada acara ini, Endah lalu janjian dengan tetangga-tetangganya bersama-sama ke Kepatihan.

Harapannya, Endah dan teman-teman bisa bertemu dengan Sri Sultan dan ngalap berkah.

"Ngalap berkah kalau istilahnya orang Jawa," katanya.

Antrean masyarakat yang ingin menemui Sultan HB X di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Senin (30/3/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Sementara Barkunidi mengaku rumahnya tak jauh dari Keraton Yogyakarta. Sehari-hari dia juga berdagang di dekat Keraton.

"Saya belum pernah datang. Kok kebangetan sekali kelihatannya," kata Barkunidi.

Dia datang bersama anaknya. Berangkat dari rumah sekitar 08.30 WIB.

"Harapannya kami bisa ketemu Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X. Karena saya juga diberi rezeki dengan adanya warung itu yang datang (ke warung) lewat tempat saya (sebelum) mau wisata ke Keraton," ujarnya.

Angkringan-Soto Gratis

Diberitakan sebelumnya, Pemda DIY menyiapkan 70 angkringan hingga soto gratis untuk masyarakat Yogyakarta dalam silaturahmi dan peringatan hari jadi DIY ke-271 yang digelar di Kompleks Kepatihan Pemda DIY pada Senin (30/3) mendatang.

Masyarakat dari berbagai kota dan kabupaten di DIY bisa datang untuk bertemu dan bersalaman dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

"Jadi, bukan open house. Tapi istilahnya silaturahmi Idul Fitri, karena memang ini kesempatan masyarakat untuk bisa bertemu dengan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur di mana sebelumnya di tahun 2025 ini kan sempat tidak dilaksanakan," kata Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Madya (Koordinator Humas) IKP Dinas Kominfo DIY, Ditya Nanaryo Aji, Jumat (27/3).

"Jadi, di tahun 2026 ini, jadi kesempatan yang baik bagi masyarakat sekaligus juga merayakan hari jadi DIY ke-271," ujarnya.

Silaturahmi digelar pada pukul 10.00 WIB sampai 12.00 WIB. Selain Sri Sultan acara juga dihadiri permaisuri Keraton Yogyakarta Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas serta Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X dan GKBRAA Paku Alam.

Silaturahmi seperti ini terakhir digelar 2024 lalu. Acara ini juga sempat ditiadakan saat pandemi COVID-19.

Sebelum-sebelumnya makanan disajikan prasmanan. Kali ini, angkringan dipilih dengan harapan bisa menggerakkan ekonomi masyarakat dan menjangkau masyarakat lebih luas.

"Di tahun ini kita selenggarakan dengan lebih sederhana karena memang sudah menjadi arahan dari Bapak Pimpinan, Pak Gubernur maupun Pak Wagub, bahwa diselenggarakan sederhana," katanya.

"Kita menggandeng teman-teman UMKM. Kita menggandeng teman-teman UMKM bentuknya nanti akan ada angkringan yang disediakan untuk masyarakat. Jumlahnya itu ada sekitar 70 angkringan hingga soto," katanya.