Warga Cianjur Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Kolam Rumahnya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cepi Abdurrahman ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir kolam area rumahnya di Kampung Tipar, Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (23/4/2023).  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Cepi Abdurrahman ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir kolam area rumahnya di Kampung Tipar, Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (23/4/2023). Foto: Dok. Istimewa

Seorang warga Cianjur Cepi Abdurrahman (53) ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir kolam area rumahnya di Kampung Tipar, Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu pada Minggu (23/4).

Kapolsek Sukaluyu, AKP Yayan Suharyana mengatakan korban ditemukan tewas dengan luka meganga. Yayan menyebutkan, korban kali pertama ditemukan bersimbah darah oleh warga sekitar.

"Saat ditemukan dalam kondisi tewas dengan kepala korban tercebur ke kolam. Diduga korban tewas akibat bacokan senjata tajam," kata Yayan.

Yayan mengungkapkan, jajarannya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

"Kita sudah lakukan oleh TKP, dan memintai keterangan sejumlah saksi. Karena, pengakuan saksi korban sebelum tewas sempat menyebut nama seseorang yang diduga pelaku," jelasnya.

Jasad korban, kata Yayan, langsung di bawa ke kamar mayat RSUD Sayang Cianjur untuk dilakukan otopsi.

"Diduga korban dibacok oleh pelaku di pinggir jalan, karena ditemukan bercak darah tercecer di pinggir jalan Kampung Tipar yang tak jauh dari tempat korban ditemukan," katanya.