Warga Depok Catat, Imigrasi Akan Buka Layanan Paspor di Lokasi-lokasi Ini

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Kantor Imigrasi Depok, Irvan Triansyah. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Kantor Imigrasi Depok, Irvan Triansyah. Foto: Dok. Istimewa

Kantor Imigrasi Depok bakal memperluas layanan pembuatan paspor ke sejumlah lokasi, setelah sebelumnya membuka booth pelayanan di kawasan Car Free Day (CFD) Margonda, Kota Depok, Jawa Barat, pada Minggu (17/5).

Kepala Kantor Imigrasi Depok, Irvan Triansyah, mengatakan pihaknya berencana membuka titik layanan baru berupa kantor cabang di Sawangan dan booth di sejumlah lokasi.

“Rencana kita akan buka juga di Sawangan. Kita ada beberapa cabang di Imigrasi Depok, ada di Pesona Square, ada di Depok Town Square, ada di MPP (Mal Pelayanan Publik), ada di Sawangan rencana nantinya. Makanya untuk memudahkan masyarakat membuat paspor,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Untuk layanan paspor di CFD, Irvan menyebut rencananya akan digelar dua minggu sekali. Namun, bisa juga dibuat lebih rutin menjadi setiap minggu bila antusiasme warga terus meningkat.

“Rencana kita dua minggu sekali. Namun kalau memang antusiasme masyarakat banyak, kita akan seminggu sekali,” katanya.

Irvan menyebutkan, tingginya minat warga juga terlihat sejak hari pertama pembukaan layanan di CFD Margonda. Dari kuota 20 pemohon M-Paspor, semuanya terisi sebelum pukul 08.00 WIB.

Meski begitu, kata Irvan, petugas tetap melayani warga yang datang ke lokasi.

“Sudah ada 20 pemohon tadi sudah kita layani. Jadi masih ada beberapa langsung datang tadi, baru datang anak sama ibu dan sebagainya, jadi tetap kita layani semua,” ucap Irvan.

Warga tampak mengantre di pelayanan pembuatan paspor oleh Kantor Imigrasi Depok di Car Free Day (CFD) Margonda, Depok, Jawa Barat, Minggu (17/5). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Adapun mayoritas masyarakat yang membuat paspor, menurut Irvan, adalah untuk keperluan ibadah umrah.

“Kebanyakan untuk umrah ya, karena masyarakat kita sangat pengin berangkat ke luar negeri untuk umrah, ada juga untuk wisata dan ada juga untuk belajar di luar negeri,” ujarnya.

Warga yang ingin memanfaatkan layanan ini cukup datang langsung tanpa perlu mendaftar lebih dulu.

“Tinggal datang saja ke sini, walk-in bisa kita langsung layani, dan ada juga yang untuk M-Paspor juga bisa kita layani,” jelas Irvan.

Dokumen yang dibawa pun bisa dalam bentuk soft file maupun fisik. Untuk dokumen, paspor baru membutuhkan KTP, KK, dan akte lahir atau ijazah. Sementara untuk penggantian cukup membawa paspor lama dan e-KTP.

Hendarsam Marantoko memberikan keterangan usai acara pelantikan dirinya sebagai Dirjen Imigrasi di wilayah kantor Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Jakarta, Rabu (1/4/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Adapun layanan paspor di CFD ini merupakan tindak lanjut dari pernyataan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, saat live TikTok bersama kumparan. Kala itu, Hendarsam mengakui layanan serupa sudah pernah ada tapi tidak rutin.

“Sebenernya sudah dilakukan tapi selama ini belum rutin, saya mau membuatnya rutin jadi orang tahu,” ujarnya.

Ia juga mengeluarkan surat edaran ke seluruh kantor imigrasi di daerah untuk program tersebut.

“Dua minggu lagi udah bisa, karena saya udah buat surat edaran, jadi tiap daerah, kanim-kanim itu kantor imigrasi itu saya perintahkan untuk buat seefisien mungkin orang untuk gampang buat paspor. Mau reach out datang langsung ke lokasi buka booth kreasi masing-masing nanti tiap daerah,” katanya.​​​​​​​​​​​​​​​​

Ia juga menyebutkan bahwa Depok menjadi salah satu target lokasi yang akan segera menindaklanjuti arahan tersebut.

“Depok bisa tuh,” ujar Hendarsam.