Warga di Seram Utara Berhamburan ke Luar Rumah saat Diguncang Gempa 5,7 M

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kerusakan di rumah warga akibat gempa di Seram Utara, Maluku Tengah, Kamis (4/11). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kerusakan di rumah warga akibat gempa di Seram Utara, Maluku Tengah, Kamis (4/11). Foto: Dok. Istimewa

Gempa berkekuatan 5,7 magnitudo mengguncang Wahai, Seram Utara, Maluku Tengah (Malteng) pada Kamis (4/11) sekitar pukul 11.42.44 WIT.

Gempa itu cukup kencang dirasakan warga karena berada di kedalaman yang relatif dangkal, yaitu 10 kilometer kemudian dimutakhirkan menjadi 12 km. Gempa berpusat di Laut Seram dan tidak berpotensi tsunami.

Dari laporan sementara, sedikitnya puluhan rumah dan fasilitas umum di Desa Sawai rusak. Namun, belum diketahui data pastinya berapa yang rusak. Begitu juga rincian rusak ringan, sedang, dan parah.

Salah satu warga setempat, Mail, mengatakan, saat gempa terjadi, sejumlah warga berhamburan ke luar rumah.

“Gempa sangat kuat, banyak rumah rusak serta jalan retak. Warga panik berlari menyelamatkan diri di jalan-jalan dan bahkan ada yang lari ke dataran yang lebih tinggi," kata Mail.

Gempa ini juga dirasakan hingga ke Kota Ambon. Jarak Seram Utara ke Ambon diperkirakan lebih dari 100 kilometer.

Belum diketahui ada tidaknya korban jiwa/luka dalam gempa tersebut.

Gempa Dangkal

Sedangkan Daryono, Kepala Bidang Informasi Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, menjelaskan bahwa gempa tersebut termasuk gempa dangkal.

"Gempa Seram Utara M5,7 yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal yang diduga dipicu aktivitas Sesar Naik Seram Utara (North Seram Thrust)," tulisnya di akun medsos.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa Seram Utara M5,7 memiliki mekanisme pergerakan kombinasi geser dan naik (oblique thrust fault)," lanjutnya.