Warga di Sleman Ciptakan Alat Ubah Sampah Plastik Jadi BBM: Bisa untuk Traktor

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Alat pengubah sampah plastik jadi BBM buatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Angudi Triharjo Resik Lan Sehat (Atras 78) di Murangan VII, Kabupaten Sleman, Rabu (20/8/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Alat pengubah sampah plastik jadi BBM buatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Angudi Triharjo Resik Lan Sehat (Atras 78) di Murangan VII, Kabupaten Sleman, Rabu (20/8/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Darurat sampah yang terjadi di sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2023 silam menjadi pemicu warga di Murangan VII, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman untuk berinovasi.

Adalah Husni Heriyanto (45) yang mempelopori pembuatan alat mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM).

kumparan berkesempatan mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Angudi Triharjo Resik Lan Sehat (Atras 78) di Murangan VII.

Di sebuah hanggar, sampah plastik dari dua dusun sekitar tampak menumpuk. Di sisi hanggar ada dua alat berbentuk berbahan stainless steel. Bentuknya kotak dan tabung. Itu adalah dua dari empat reaktor yang diciptakan TPS3R Atras 78.

"Sejak awal kami sebenarnya konsentrasi membantu darurat sampah di 2023. Dan saat itu, penginnya kami adalah menyelesaikan sampah. Dan mendapatkan pengganti BBM ini sekadar bonus saja," kata Heri kepada kumparan, Rabu pekan lalu.

Alat pengubah sampah plastik jadi BBM buatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Angudi Triharjo Resik Lan Sehat (Atras 78) di Murangan VII, Kabupaten Sleman, Rabu (20/8/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Berawal dari Tungku Arang

Heri menuturkan dahulu awalnya dia membuat alat pembakar sampah jadi abu dari tungku yang biasanya untuk membuat arang.

Saat itu dia mencoba distilasi -proses memanaskan benda cair atau padat hingga berubah menjadi uap yang disalurkan ke dalam bejana yang terpisah, kemudian dikondensasikan dengan pendingin- asap dicairkan untuk mengurangi polusi sampah.

"Kita mencoba seperti itu. Dari batok (kelapa) ganti sampah. Bakar habis jadinya abu," katanya.

Proses ini berlangsung di tungku yang letaknya ada di tengah persawahan. Dari hasil distilasi itu didapati cairan berasal dari uap yang bisa jadi BBM. Pengembangan pun berlanjut pada pembuatan reaktor.

Bikin Empat Reaktor

Ketua Litbang TPS3R Atras 78, Gustinov Brilliant Aji, mengatakan telah membuat empat reaktor. Reaktor terakhir berbentuk tabung adalah yang paling sempurna.

"Yang kapasitas besar berada di tengah sawah. Yang versi portable ini (di hanggar)," kata Aji.

"Totalnya ada empat unit," bebernya.

Aji mengatakan satu reaktor berada di tungku tengah sawah. Satu lagi di Imogiri, Bantul. Sementara di hanggar ada dua reaktor termasuk reaktor tabung yang terbaru.

Reaktor yang lama, yang berbentuk kotak, masih membutuhkan oli bekas untuk pemanasan. Sementara rektor yang tabung pemanasan hanya menggunakan pembakaran sampah saja.

"Kita mengejar efisiensi dari sampah, kita musnahkan pakai sampah, ditambah kita dapat bonus BBM alternatif itu. Memanfaatkan panas dari sampah sendiri," katanya.

Alat pengubah sampah plastik jadi BBM buatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Angudi Triharjo Resik Lan Sehat (Atras 78) di Murangan VII, Kabupaten Sleman, Rabu (20/8/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Reaktor-reaktor ini murni riset sendiri dengan berbagai referensi. Aji dan kawan-kawan melakukan serangkaian percobaan untuk menyempurnakan.

"Versi pertama ini kendalanya kita harus pakai bahan bakar lagi. Nah di versi berikutnya kita sempurnakan karena posisi sampah residu yang dimusnahkan jauh lebih banyak. Kita maksimalkan kita pakai panas kita panen untuk proses pirolosis," katanya.

Cara Kerja Reaktor

Biaya untuk membuat reaktor seperti ini di angka Rp 25 juta. Cara kerja reaktor ini adalah bagian tabung bawah menampung sampah residu. Sampah ini kemudian dibakar langsung.

Panas yang dihasilkan dipanen untuk memanaskan tangki yang di bagian atas. Tangki itu berisi sampah plastik. Melalui proses pirolisis cairan BBM akan keluar melalui pipa.

"Asap biar tidak mengganggu lingkungan kita kondensasi. Ada pipa dalam pipa. Asap setelah kontak dengan dinding stainless steel yang dialiri air jadi dingin. Jadi keluar asap cair," bebernya.

Sampah plastik yang digunakan untuk dijadikan BBM juga tidak ada syarat khusus.

"Sembarang plastik. Termasuk karung, plastik kresek, plastik kemasan makanan bisa," jelasnya.

Alat pengubah sampah plastik jadi BBM buatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Angudi Triharjo Resik Lan Sehat (Atras 78) di Murangan VII, Kabupaten Sleman, Rabu (20/8/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Kapasitas Reaktor

Aji menjelaskan satu kilogram sampah bisa menghasilkan satu liter BBM. Dalam satu jam, alat ini bisa menghasilkan lebih dari 10 liter BBM.

Reaktor berdiameter 80 cm dengan ketinggian 160 cm bisa menampung 500 kilogram sampah untuk pembakaran.

"Yang di atas (yang dijadikan BBM) kontinyu. Selama pembakaran masih nyala ditambah terus tidak masalah," katanya.

"BBM yang keluar per jam mau ngejar 10 liter gampang. Minimal 10 liter," jelasnya.

Bisa untuk Traktor

BBM yang dihasilkan sudah diujicobakan untuk beberapa kendaraan seperti traktor. Tetapi BBM ini belum bisa dijual secara terbuka.

"Kalau kita jual secara terbuka itu nabrak aturan. Makanya sementara nebeng ke teman-teman eksportir untuk bahan baku alternatif. Ditandem dengan yang ekspor jelantah seperti itu," katanya.

Sasaran jangka pendek Aji akan menggandeng BUMDes yang saat ini ada Koperasi Merah Putih. Diharapkan bisa memayungi kegiatan seperti ini.

Ada pula harapan BBM ini bisa untuk membantu traktor-traktor petani.

"Peluang itu bisa tapi kalau mau terjun ke teman-teman BUMDes sama dari kelompok tani karena mereka punya regulasinya," jelasnya.

Soal oktan BBM ini belum dilakukan uji lab. "Selama kendaraan menyala itu kan berarti mendekati yang dari perusahaan pelat merah. Jadi kita uji lapangan simpel-simpel saja," bebernya.

Nilai oktan kata Aji bisa diupayakan dengan penambahan metanol maupun kapur barus. "Atau pemurnian," katanya.