Warga Gunungkidul Tewas Diseruduk Sapi yang Dibelinya untuk Idul Adha

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi sapi merah. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sapi merah. Foto: Shutterstock

Seorang warga Pedukuhan Ngasem, Kalurahan Botodayaan, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, berinisial S (40 tahun) meninggal dunia karena diseruduk sapi. Sapi tersebut hendak dijual kembali menjelang Idul Adha.

"Pada hari Kamis tanggal 6 Juni 2024 pukul 17.40 WIB telah terjadi orang meninggal dunia keseruduk sapi," kata Kapolsek Rongkop AKP Wasidyanto kepada wartawan, Senin (10/6).

Peristiwa bermula saat korban ditemani satu warga lain membeli sapi dari Kapanewon Semanu. Sapi kemudian diangkut dengan truk ke kandang milik korban.

Namun, saat hendak melepas tali sapi dan memasukkannya ke kandang, korban malah diseruduk.

"Sehingga menyebabkan tulang bagian dada korban patah dan menyebabkan korban tidak sadarkan diri," kata Wasidyanto.

Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Korban dimakamkan pada 7 Juni 2024. "Keluarga sudah ikhlas menerima bahwa korban meninggal sebagai takdir," ucap Wasidyanto.

Dukuh Ngasem Dwi Astriningsih menyebut korban ini usaha jual-beli sapi. Sapi yang menyeruduknya dibeli Rp 38 juta. "(Korban) memang pedagang jual-beli ternak," kata Dwi terpisah.