Warga Ingin Berebut Daging Kurban di Istiqlal, tapi Tak Dapat karena Proposal

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga berebut meminta daging qurban dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2024). Foto: Fadlan Nuril Fahmi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Warga berebut meminta daging qurban dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2024). Foto: Fadlan Nuril Fahmi/kumparan

Warga berebut meminta daging kurban kepada pihak panitia di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Selasa (18/6). Mulanya, warga berkumpul di sisi Istiqlal.

Mereka sudah menanti sejak siang di halaman. Tak sedikit juga yang bahkan sejak pagi datang dari berbagai sudut Jakarta.

Pantauan di lokasi, proses pemotongan dan penyaluran daging kurban sendiri sudah selesai dilakukan pada pukul 15.30 WIB. Mereka pun bergeser menuju rumah potong hewan (RPH) Masjid Istiqlal.

Berbaris rapi di depan pagar, mereka berharap panitia membagikan daging sapi atau kambing. Tapi tahun ini Istiqlal tidak bagi-bagi daging.

Sebab, penyaluran daging kurban tahun ini diatur panitia menggunakan proposal. Daging kurban disalurkan ke lembaga-lembaga, masjid, musala dan rumah yatim.

"Udahlah udah, enggak dapat apa-apa juga. Pakai proposal," ujar salah satu warga yang kecewa.

Warga berebut meminta daging qurban dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2024). Foto: Fadlan Nuril Fahmi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Warga berebut meminta daging qurban dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2024). Foto: Fadlan Nuril Fahmi/kumparan
Warga berebut meminta daging qurban dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2024). Foto: Fadlan Nuril Fahmi/kumparan

Sebelumnya, Ketua Panitia Idul Adha Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam menyatakan, pemberian daging kurban ini dilakukan dengan menggunakan proposal dan tidak menggunakan kupon. Proposal yang masuk berasal dari masjid, musala, dan lembaga-lembaga terkait penerima daging kurban.

"Jadi kami tidak melayani masyarakat yang datang ngantre kupon, tidak ada lagi ngantre pembagian kupon. Pakai proposal. Nanti warga-warga di sini kan punya perwakilan, mereka sudah ngajuin proposal ke kami hampir 25 ribu jiwa," ucap Abu Hurairah.