Warga Jajal LRT Kelapa Gading-Manggarai, Harap Diperpanjang sampai Dukuh Atas

Operasional rute baru LRT Jakarta lintas Kelapa Gading–Manggarai terpantau masih lengang pada Minggu (20/9) pagi.
Berdasarkan pantauan langsung di Stasiun Rawamangun dan Stasiun Velodrome pukul 08.00 WIB, belum terlihat penumpukan maupun antrean padat penumpang di peron arah Manggarai.
Kendati telah resmi beroperasi dan menyambungkan kawasan timur Jakarta dengan simpul transit Manggarai, animo warga memanfaatkan moda rel layang ini pada akhir pekan terpantau masih santai.
Mayoritas pengguna yang menjajal rute anyar ini merupakan warga sekitar yang penasaran sekaligus memanfaatkan waktu luang pada Minggu pagi.
Mayoritas Hendak Berolahraga di CFD
Sebagian besar penumpang yang ditemui di stasiun mengaku baru pertama kali menjajal rute perpanjangan ini. Mereka memanfaatkan rute baru menuju Stasiun Manggarai sebagai jalur alternatif untuk menuju kawasan Sudirman–Senayan guna menikmati Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day/CFD).
Salah seorang penumpang di Stasiun Velodrome, Anwar (21), warga Jati, mengaku sengaja naik LRT Jakarta rute baru bersama rekannya untuk menuju kawasan Sudirman lewat Manggarai.
"Mau ke Manggarai sih. Tujuannya sebenarnya mau ke Sudirman, cuma kan mentoknya di Manggarai, jadi transit dulu," kata Anwar saat ditemui di Stasiun Velodrome.
"Kalau lebih dekat mah lebih dekat naik Transjakarta Koridor 4 kalau dari saya, cuma memang pengin nyobain aja, kan masih baru," imbuhnya.
Hal senada diungkapkan Andika (20), warga Rawamangun. Ia mengaku antusias merasakan langsung pengalaman menaiki kereta dari koridor timur menuju Stasiun Manggarai.
"Mau coba aja sih ke Manggarai. Pengin merasakan gimana sih kalau dari Velodrome ke Manggarai, karena kan biasanya kita naik LRT dari Velodrome ke Kelapa Gading. Ini suatu hal yang belum pernah kita rasain sebelumnya," ujar Andika.
Sementara itu, di Stasiun Rawamangun, Siswanto (56), warga Kayu Jati, juga memanfaatkan rute ini untuk bertolak menuju agenda olahraga pagi di Senayan.
"Tujuannya sebenarnya mau ke Senayan, cuma mau coba aja LRT ini. Ya buat car free day-lah," tutur Siswanto.
Kompak Berharap Rute Diperpanjang hingga Dukuh Atas
Meski menyambut positif kehadiran rute baru sebagai opsi pemecah kemacetan, para penumpang kompak menyuarakan harapan agar rute LRT Jakarta segera diteruskan hingga kawasan Dukuh Atas.
Dengan titik akhir yang saat ini masih berada di Manggarai, penumpang yang hendak menuju pusat perkantoran Sudirman maupun kawasan Thamrin masih harus berganti moda transportasi lain.
"Sementara masih belum (paling cepat), ya, karena belum connecting ke Dukuh Atas," ungkap Siswanto.
"Tetap kita harus dari Manggarai nyambung lagi Transjakarta atau kereta. Ya cukup motong jalanlah, tapi akan jauh lebih baik kalau connecting ke Dukuh Atas atau Sudirman, padahal tinggal sedikit lagi itu. Kalau tersambung, masyarakat Jakarta Timur yang kerja ke Sudirman bakal sangat terbantu," jelasnya.
Senada dengan Siswanto, Anwar juga berharap pemerintah daerah segera merealisasikan sambungan jalur hingga ke jantung integrasi transportasi Dukuh Atas.
"Bagus sih, kalau mau ke Manggarai jadinya ada opsi lain selain TJ. Tapi harapannya lebih diperpanjang lagi rutenya, nyampai ke Dukuh Atas secepatnya kalau bisa," ucap Anwar.
