Warga Khawatirkan Aliran Kali Blencong yang Hitamkan BKT

Aliran Banjir Kanal Timur (BKT) tepatnya setelah pintu air Weir 3 Marunda, Jakarta Utara, tidak hanya mengandung limbah berbentuk busa. Air dari Kali Blencong yang mengalir di kawasan tersebut juga menyumbang banyak limbah rumah tangga.
Aliran itu membuat air di BKT yang semula hijau menjadi hitam. Menurut penjaga pintu air Weir 2 Marunda, Karya (41), limbah inilah yang menyebabkan aliran BKT berwarna hitam dan berbau tak sedap seperti got.
"Sebenarnya kalau BKT itu kan alirannya bagus. Dia masuk air hitam itu dari Kali Blencong, Bekasi. Nah itu udah air ke arah hilir. Dari Bekasi masuk ke Kali Blencong, masuk ke BKT, itu udah hitam airnya. Itu yang berbahaya sebenarnya. Airnya juga bau," ujarnya.

Salah seorang warga, Away (19), mengatakan hal senada. Menurutnnya aliran air hitam Kali Blencong karena banyak warga yang membuang sampah sembarangan.
"Ini dari arah Bojong. Di sana airnya sama hitamnya. Kalau sampah pasti ada di sana. Banyak eceng gondoknya juga di sana, di jembatan dekat MTs Sonju," ujarnya di atas jembatan.
Ia menceritakan warna hitam air tersebut hanya kelihatan saat surut. Jika air laut pasang warna air di kali itu berubah menjadi kecokelatan.
“Itu kan karena air kalinya kalah banyak sama air laut. Jadi airnya berubah warna,” ujarnya.
