Warga Rusia Dukung Perubahan Konstitusi, Putin Ucapkan Terima Kasih

2 Juli 2020 20:23 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden Rusia Vladimir Putin mengikuti kebaktian malam Natal Ortodoks di Katedral Kristus Juru Selamat di Moskow, Rusia, Senin (6/1). Foto: REUTERS/Evgenia Novozhenina
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Rusia Vladimir Putin mengikuti kebaktian malam Natal Ortodoks di Katedral Kristus Juru Selamat di Moskow, Rusia, Senin (6/1). Foto: REUTERS/Evgenia Novozhenina
ADVERTISEMENT
Presiden Rusia Vladimir Putin berterima kasih kepada warga Negeri Beruang Merah yang mendukung perubahan konstitusi.
ADVERTISEMENT
"Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan," ucap Putin dalam komentar pertamanya setelah referendum perubahan konstitusi, seperti dikutip dari AFP.
Dalam referendum yang digelar dari 25 April 2020 hingga 2 Juli 2020, sebanyak 78 persen warga Rusia mendukung amandemen konstitusi.
Anggota komisi pemilihan lokal mendiskusikan surat suara saat menghitung di TPS di Rusia. Foto: ANTON VAGANOV/Reuters
Menurut Putin, perubahan UU sangat dibutuhkan saat ini untuk memperkuat sistem politik yang berpengaruh pada jaminan sosial bagi masyarakat.
Selain itu, Putin mengklaim amandemen konstitusi Rusia akan memperkuat kedaulatan.
Pemungutan suara reformasi konstitusi di Rusia. Foto: ANTON VAGANOV/Reuters
"Waktu yang kami punya semakin sedikit sejak bubarnya Uni Soviet. Kami masih sangat rentan dalam banyak hal," jelas Putin.
"Kami membutuhkan stabilitas dan waktu untuk memperkuat negara dan institusinya," sambung dia.
Referendum perubahan konstitusi di Rusia dikecam oleh oposisi serta dunia internasional.
ADVERTISEMENT
Mereka menyatakan, referendum hanya akal-akalan Putin untuk tetap berkuasa di Rusia.Sebab, dengan perubahan konstitusi Putin mendapat restu untuk kembali berkuasa setidaknya sampai 2036.