Warga Suku Terasing Brasil di Amazon Terinfeksi Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dukun Yanomami yang juga juru bicara Yanomami dari India di Brasil, Davi Kopenawa Yanomami. Foto: Martin BUREAU / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Dukun Yanomami yang juga juru bicara Yanomami dari India di Brasil, Davi Kopenawa Yanomami. Foto: Martin BUREAU / AFP

Kasus virus corona ditemukan di suku Yanomami Brasil. Orang Yanomami tinggal di wilayah terpencil di hutan Amazon.

Mereka dikenal sebagai salah masyarakat terasing di Amazon. Yanomami rentan terhadap penyakit asing karena sulitnya fasilitas medis.

Suku Yanomami di hutan Amazon Foto: . REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

"Hari ini kami mengonfirmasi kasus (virus corona) di antara Yanomami, ini sangat mengkhawatirkan," ucap Menkes Brasil Luiz Henrique Mandetta seperti dikutip dari AFP.

"Kami harus melipatgandakan kewaspadaan terhadap masyarakat asli, terutama mereka yang sangat jarang kontak dengan dunia luar," sambung dia.

Warga Yanomami yang terinfeksi corona diketahui berusia 15 tahun. Kini, laki-laki tersebut dirawat di unit perawatan intensif di sebuah rumah sakit di kota Boa Vista.

Hutan Amazon Foto: Shutter Stock

Menurut surat kabar lokal, Globo, ada tujuh orang masyarakat asli Brasil yang terinfeksi corona. Mereka berasal dari suku berbeda.

Brasil adalah rumah dari 800 ribu orang pribumi yang berasal dari 300-an kelompok etnis dan suku.

Suku Yanomami dikenal karena suka mentato dan menindik wajahnya. Diperkirakan ada sekitar 27 ribu orang Yanomami di Brasil.

*****

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!