Warga Tanah Merah Kembalikan Sumbangan 17.800 Telur ke Lion's Club

Warga Tanah Merah, Jakarta Utara, berang. Mereka mengembalikan 17.800 telur kepada Lion's Club. Sebenarnya, ribuan telur ini sumbangan dari pihak Lion's Club untuk warga Tanah Merah pada Sabtu 18 Januari kemarin.
"Insyaallah telur sudah dibalikin full tanpa kurang satu butir pun," kata Juharto Harianja, ketua panitia HUT Kampung Tanah Merah, saat dihubungi Sabtu (25/1).
Pemulangan telur tersebut tak terlepas dari postingan di akun facebook KP Norman yang merupakan anggota Lion's Club.
Di akun facebooknya, KP Norman menuding Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mendompleng kegiatan baksos Lion's Club untuk pencitraan. Padahal, Anies saat itu menghadiri acara ulang tahun ke-7 Kampung Tanah Merah. Postingan itu dinilai menyebarkan kebohongan.
Masalah ini bermula dari kedatangan Anies di acara perayaan ulang tahun ke-7 Kampung Tanah Merah pada Sabtu (18/1). Sebenarnya panitia mengundang Anies untuk hadir di malam puncak perayaan yang digelar keesokan harinya. Namun karena Anies ada jadwal ke luar kota di hari tersebut, kedatangan Anies dimajukan satu hari. Panitia HUT tidak mempermasalahkan hal itu. Sebab, rangkaian acara ulang tahun juga sudah dimulai sejak 14 Januari.
Namun di waktu dan tempat yang sama, panitia tidak tahu ada acara baksos yang digelar Lion's Club. Karena takut dua acara itu tercampur, panitia meminta agar acara baksos dihentikan sementara selama gubernur tiba.
Masalah datang ketika Anies akan meninggalkan lokasi. Mantan Mendikbud itu diminta pihak Lion's Club untuk ikut secara simbolis membagikan sembako yang berisi 15 butir telur ke warga. Anies pun kemudian dituding mendompleng baksos Lion's Club untuk pencitraan.
Warga pun membuat gerakan untuk mengembalikan telur yang telah dibagikan Lion's Club.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan dari pihak Lion' Club. Warga Tanah Merah sempat menyebut bahwa pihak PIC Lion's Club bersama Gubernur Distrik mereka telah datang ke Kampung Tanah Merah untuk menjelaskan duduk masalahnya. Hanya saja kedatangan mereka tidak memuaskan warga. Warga ingin permintaan maaf langsung dari KP Norman.
