Warga Terdampak Banjir Bandang Diungsikan ke Vila Agrowisata Gunung Mas Puncak

20 Januari 2021 12:25 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Jalan desa penghubung Agrowisata Gunung Mas Puncak yang digenangi lumpur sisa banjir bandang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/1). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Jalan desa penghubung Agrowisata Gunung Mas Puncak yang digenangi lumpur sisa banjir bandang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/1). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan kondisi warga yang mengungsi dampak banjir bandang di Gunung Mas Puncak dalam keadaan baik. Menurut dia, para pengungsi kini ditempatkan di vila-vila Agrowisata Gunung Mas milik PTPN VIII.
ADVERTISEMENT
Ade Yasin juga memastikan menerapkan protokol kesehatan di pengungsian. Agar mereka terhindar dari penularan corona.
"Alhamdulillah kondisi pengungsi baik-baik saja pertama yang kita cek adalah penampungan tempat berteduh kita lihat tadi tinggal di vila-vila milik Gunung Mas kita pastikan aman dari kerumunan, kita terapkan juga protokol kesehatan di pengungsian ini. Makan dan minum tersedia pagi siang sore," ujar Ade Yasin di lokasi, Rabu (20/1).
Ade Yasin mengatakan para pengungsi itu ditempatkan jauh dari posko bantuan logistik. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya kerumunan.
Sejumlah anggota polisi bersiap melakukan SAR permukiman terdampak banjir bandang di Kampung Gunung Mas, Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/1). Foto: Yulius Satria Wijaya/ANTARA FOTO
"Jadi ini sengaja jauh dari posko agar tidak ada orang masuk sehingga kita antarkan makanan dari dapur umum ke sini," ujar dia.
Berdasarkan data yang dihimpun posko penanggulangan banjir bandang Gunung Mas, tercatat ada 674 jiwa yang mengungsi. Mereka ditempatkan di vila-vila yang ada di area wisata Gunung Mas.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut Ade Yasin mengatakan tim gabungan juga hari ini telah membersihkan lumpur sisa banjir bandang di rumah-rumah warga. Warga tetap di pengungsian hingga kondisi dinyatakan aman.
"Kalau lamanya lihat kondisi ya karena hujan terus menerus. di lokasi banjir juga pelan-pelan dibenahi tetapi kita tidak turun semua khawatir ada bencana susulan. Jadi kita lihat satu dua hari ini apa yang harus kita lakukan. Dan kalau keamanan juga kondusif karena ini perusahaan ya karena di sini," ujar dia.
Pantauan kumparan, warga mendapat kamar dengan fasilitas memadai. Seperti tv dan juga kasur di setiap kamar vila-vila di Gunung Mas.