Warga Tibubeneng Bali Gelar Upacara Pembersihan Teras Tempat Mesum WN Australia

Kasus WN Australia berinisial BA (27) yang berbuat mesum di pekarangan rumah warga di Jalan Pantai Berawa, Tibubeneng, Bali, sangat meresahkan.
Pemilik rumah, Wayan Suyadnya, mengatakan perbuatan kedua WNA tersebut membuat pekarangan rumahnya dianggap ternodai secara niskala atau dalam konteks spiritual. Karena itu, ritual pembersihan secara Hindu dilakukan untuk menetralisir aura negatif.
Upacara tersebut digelar pada Rabu (26/8), bertepatan dengan Kajeng Kliwon, hari suci umat Hindu yang diperingati setiap 15 hari sekali.
"Hari itu Kajeng Kliwon, kalau di Bali adalah hari baiknya melakukan pembersihan. Hari itu, kami melakukan pembersihan di pekarangan secara Hindu," kata Suyadnya saat ditemui di rumahnya di Tibubeneng, Jumat (28/8).
Ritual tersebut menggunakan sejumlah perlengkapan upacara, seperti sesajen dan korban suci berupa ayam berwarna-warni. Air laut juga digunakan sebagai bagian dari proses pembersihan.
"Kami ambil di pantai dan disiramkan di beberapa sudut pekarangan, terutama di depan juga," ucap Suyadnya.
Suyadnya menjelaskan, aura negatif dianggap muncul karena tindakan tersebut dilakukan di tempat yang tidak semestinya. Selain itu, hubungan antara kedua WNA yang disebut tidak saling mengenal juga menjadi alasan dilakukannya ritual pembersihan.
Ritual pembersihan berlangsung sekitar 30 menit karena dilakukan dalam skala rumah tangga. Suyadnya menyebut ritual dengan skala lebih besar pernah dilakukan di kawasan Berawa setelah beberapa kejadian yang melibatkan WNA.
"Itu secara psikologi dan niskala membuat perlunya dilakukan pembersihan untuk area yang ada di sekitar Berawa," jelasnya.
Suyadnya berharap WNA yang berada di Bali dapat mengintrospeksi diri dan menghindari perbuatan yang tidak etis. Menurutnya, perbuatan asusila di muka umum juga tidak sesuai dengan budaya Bali yang menjunjung kesantunan.
"Kurang bagus dilihat karena tidak senonoh dan karena kami di Hindu seperti itu mengotori pekarangan secara niskala," kata Suyadnya.
Untuk diketahui, kejadian asusila yang melibatkan WNA terjadi di pekarangan rumah Suyadnya pada Sabtu (22/8). Dalam kejadian tersebut, seorang WN Australia berinisial BA (27) diamankan saat hendak berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menuju negara asalnya.
Sementara itu, polisi masih menyelidiki kasus tersebut dan memburu seorang pelaku perempuan yang diduga terlibat.
