Warga Tuban Bacok Perangkat Desa, Diduga Cemburu karena Chat Mesra dengan Istri

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penusukan. Foto: Mzynasx/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penusukan. Foto: Mzynasx/Shutterstock

Seorang pria yang menjadi perangkat Desa Jarorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berinisial R (55) tewas dibacok warganya sendiri berinisial W (50), Rabu (5/11). Insiden ini dilatarbelakangi karena kecemburuan yang dipendam sejak lama.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, W mulanya melihat korban berada di bak penampungan air desa.

Pelaku yang tengah membawa senjata tajam parang itu secara tiba-tiba menyerang korban hingga mengalami luka serius di bagian kepala.

"Korban sempat berusaha melarikan diri ke rumah warga, namun pelaku yang sudah gelap mata tetap mengejar dan kembali membacok tubuh korban," ujar Kanit Pidana Umum (Tipidum) Satreskrim Polres Tuban, Ipda Moch. Rudi, Kamis (6/11).

Aksi brutal itu membuat korban tewas di lokasi. Sementara, pelaku langsung menyerahkan diri ke kantor polisi.

Rudi menyampaikan, dari hasil pemeriksaan, motif W membacok R karena cemburu. Sebab, pelaku pernah menemukan percakapan mesra antara istrinya dengan korban pada tahun 2024.

"Tersangka pernah melihat chat mesra antara korban dan istrinya," ucapnya.

Atas perbuatannya, W ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. Selain itu, pelaku juga dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.