Warga Yogya Harus Pakai Masker

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga berjalan menggunakan masker di kawasan Jalan Kendal, Jakarta, Senin (6/4/2020). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
zoom-in-whitePerbesar
Warga berjalan menggunakan masker di kawasan Jalan Kendal, Jakarta, Senin (6/4/2020). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Pemerintah pusat telah mengimbau semua masyarakat agar memakai masker dalam upaya mencegah penyebaran virus corona. Imbauan itu sesuai dengan anjuran WHO yang merekomendasikan semua orang memakai masker.

Terkait hal itu Pemda DIY juga telah melakukan imbauan. Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengaku telah menyurati kabupaten kota agar mengimbau masyarakat untuk mengenakan masker.

"Sudah kita sudah imbauan sudah kita berkirim surat kepada bupati wali kota semua (masyarakat) pakai masker," ujar Aji di Kompleks Kepatihan Pemda DIY Senin (6/4).

Aji mengatakan jika tidak ada masker bedah, masyarakat juga bisa menggunakan masker kain.

"Kalau tidak ada masker yang standar bedah ini bisa pakai masker kain," katanya.

collection embed figure

Sebelumnya imbauan ini disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto dalam jumpa pers online.

"Sesuai dengan rekomendasi WHO, kita jalankan masker untuk semua. Semua harus menggunakan masker," ucap juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto dalam jumpa pers online, Minggu (5/4).

Pengemudi ojek daring menggunakan masker saat pembagian makanan gratis di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (3/4/2020). P Foto: Antara/Aprillio Akbar

Namun, Yurianto menyebut masker yang digunakan adalah masker kain, karena masker bedah dan masker N95 hanya untuk petugas kesehatan.

"Gunakan masker kain. Ini jadi penting karena kita tidak pernah tahu orang tanpa gejala banyak didapatkan di luar. Kita tidak pernah tahu mereka sumber penyebaran penyakit," tuturnya.