Waspada, 27 dari 96 Kab/Kota di Luar Jawa-Bali Kini Masuk Zona Merah
ยทwaktu baca 2 menit

Peningkatan kasus positif COVID-19 di Indonesia masih terus terjadi. Penularan COVID-19 tidak hanya terjadi di wilayah Jawa dan Bali saja yang sedang menerapkan PPKM darurat.
Kini total jumlah kasus terkonfirmasi saat ini adalah 2.345.018 kasus. Sedangkan kasus aktif 324.597.
Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, kini 96 kabupaten/kota di seluruh Indonesia merupakan zona merah. Bahkan, 27 di antaranya berasal dari luar Jawa dan Bali.
"Di minggu ini, terdapat 96 kabupaten/kota dengan zona merah, 293 kabupaten/kota zona oranye, 109 kabupaten kota zona kuning, dan 16 zona hijau. Tingginya kabupaten/kota dengan zona merah minggu ini didominasi oleh kabupaten/kota di Jawa dan Bali. Namun penting diketahui dari 96 kabupaten/kota 27-nya adalah di luar Jawa-Bali," kata Prof Wiku dalam keterangan pers virtual, Selasa (6/7).
Wiku kemudian merinci 27 kabupaten/kota itu, yakni:
Banda Aceh
Aceh Tengah
Kota Bengkulu
Batanghari
Kota Singkawang
Pontianak
Kota Waringin Timur
Kota Palangka Raya
Balikpapan
Kota Samarinda
Bontang
Kota Tanjungpinang
Kota Batang
Bintan
Kota Bandar Lampung
Lampung Utara
Pringsewu
Kota Ambon
Kota Ternate
Fakfak
Kota Kendari
Konawe
Bukittinggi
Padang Pariaman
Lahat
Musi Banyuasin
Palembang
Diminta Persiapkan Faskes
Wiku meminta agar seluruh wilayah yang masuk dalam kategori zona merah segera mengambil langkah tegas terkait penanganan COVID-19. Salah satunya yaitu dengan memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan.
"Kepada 27 kabupaten/kota, mohon betul-betul memerhatikan kasus di wilayahnya masing-masing. Segera ambil langkah penanganan yang efektif untuk menekan penularan agar tidak meningkat seperti di Jawa dan Bali," kata Wiku.
"Pastikan fasilitas layanan kesehatan memadai agar pasien COVID-19 dapat ditangani dengan baik. Yang paling penting, berdayakan posko di desa kelurahan untuk berkoordinasi dengan berbagai unsur agar penanganan dapat lebih baik," ujarnya.
