kumparan
News14 Februari 2020 18:43

Waspada Bahaya Skullbreaker Challenge yang Viral di Media Sosial

Konten Redaksi kumparan
KONTEN SPESIAL, Life 'Without' Socmed, Sosial media, Ilustrasi sosial media
Ilustrasi sosial media. Foto: Shutter Stock
Media sosial kembali dikejutkan dengan tren challenge baru. Kali ini giliran Skullbreaker Challenge yang naik daun di TikTok. Sayangnya, tren ini telah memakan korban di AS. Seorang pelajar SMA di Miami, Florida, dilaporkan mengalami luka setelah melakukan challenge tersebut.
ADVERTISEMENT
Skullbreaker Challenge dilakukan oleh tiga orang dengan cara berbaris. Ketika orang yang di tengah melompat, kedua rekannya akan menjegal kaki tersebut hingga terjatuh.
"Saat aku lompat, aku ingat teman-temanku menendang kakiku, rasanya sungguh tak terkira," ucap anak tersebut pada Selasa (11/2) dikutip NBC Miami.
Ia melakukan challenge itu karena dipaksa dengan perisakan. Akibat kejadian itu, sang anak dilarikan ke rumah sakit dan dirawat. Meski perawatannya telah selesai, gadis tersebut masih sering merasakan kesakitan.
"Susah digambarkan rasa sakitnya, tidak cuma fisik, tetapi juga mental," jelasnya.
Orang tua gadis tersebut menempuh jalur hukum atas kasus yang menimpa anaknya. Melalui pengacaranya, ia menuntut pihak sekolah, Miami Dade County Public School District, Florida. Selain itu, ia juga telah memindahkan anaknya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, pihak sekolah telah memberikan sanksi kepada pelaku yang memaksa anak tersebut melakukan Skullbreaker Challenge.
Pemerintah Florida juga mengimbau orang tua untuk membimbing anak-anaknya agar bertanggung jawab dengan apa yang sedang trending di media sosial.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan