Waspada! Ini 3 Lokasi Rawan Pencurian Motor di Jakarta Barat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Pencurian motor. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pencurian motor. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Kejahatan pencurian motor kian merajalela. Terkhusus di wilayah Jakarta Barat, setidaknya ada tiga lokasi yang dipetakan menjadi titik rawan maling motor.

Tiga lokasi itu adalah Kebon Jeruk. Taman Sari, dan Tambora. Meski demikian, kasus pencurian motor juga dilaporkan terjadi di wilayah lain di Jakarta Barat.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, selama bulan Juli 2023, sudah ada 28 lokasi yang dilaporkan jadi sasaran pencurian motor. Total ada 37 tersangka dengan barang bukti 46 sepeda motor.

Truk yang dipakai untuk angkut barang bukti curanmor di Polsek Tambora. Foto: Thomas Bosco/kumparan

"Angka beberapa wilayah kecamatan yang cukup tinggi itu ada beberapa Kecamatan seperti kecamatan Tambora kemudian Kecamatan Taman sari, dan juga Kebon Jeruk," ujar Syahduddi di Polsek Tambora, Senin (7/8).

"Sehingga memang berangkat dari analisa dan evaluasi dalam melakukan setiap bulannya kami melakukan penanganan khusus terhadap beberapa wilayah yang kami anggap sebagai daerah yang tinggi ataupun rawan terjadinya kasus curanmor," sambungnya.

Polisi Usul Sistem Keamanan 1 Gerbang dan CCTV

Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi dalam konferensi pers di Polsek Tambora. Foto: Thomas Bosco/kumparan

Terkait maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor, polisi mengusulkan sistem keamanan 1 gerbang untuk masuk ke lingkungan tempat tinggal. Begitu pun dengan meningkatkan jumlah CCTV di lokasi tersebut.

"Jadi kami imbau agar masyarakat dan perangkat keamanan setempat agar memiliki kesadaran dan pemahaman yang sama dengan kami untuk bagaimana menjaga dan mengamankan lingkungannya sehingga sistem penerapan 1 akses dengan menggunakan portal dan juga memasang CCTV," ujar Syahduddi.

Menurut dia, dengan sistem keamanan tersebut ada sejumlah kasus pencurian bisa cepat terungkap.

"Semakin hari semakin berkembang. Artinya ada beberapa wilayah ataupun lingkungan warga yang tadinya tidak mau menggunakan CCTV, setelah kita cek melalui kegiatan curhat mereka sudah memasang dan memang ada beberapa kasus yang berhasil diungkap oleh penyidik berangkat dari adanya penelitian dengan menggunakan CCTV," tutupnya.