Waspada, Kapasitas RS Rujukan Pasien Corona di Bandung Naik Jadi 76%

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Puluhan Jenazah Pasien Corona Menumpuk di RS Wyckoff, AS. Foto: REUTERS/Andrew Kelly
zoom-in-whitePerbesar
Puluhan Jenazah Pasien Corona Menumpuk di RS Wyckoff, AS. Foto: REUTERS/Andrew Kelly

Pemkot Bandung mengungkapkan kondisi kapasitas tempat tidur rumah sakit rujukan bagi pasien COVID-19. Hingga saat ini, keterisian rumah sakit mencapai 76 persen. Sedangkan angka ideal keterisian adalah 60 pesen.

Sekda Bandung, Ema Sumarna, mengatakan melihat hal itu, kapasitas tempat tidur di rumah sakit rujukan kini dalam kondisi waspada.

"Kita waspadai, jumlah orang yang dirawat sekarang ini cukup meningkat sehingga kapasitas tempat tidur yang idealnya tidak harus lebih dari 60 persen kalau kita masuk kategori terkendali, sekarang kita sudah masuk di angka 76 persen, ini sudah mulai lampu kuning," kata Ema di Balai Kota Bandung, Rabu (11/11).

Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3). Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Siapkan Hotel Sebagai Ruang Isolasi Pasien Corona

Ema menuturkan, Pemkot Bandung terus berupaya mencari fasilitas tempat tidur di luar rumah sakit demi mengatasi kapasitas tempat tidur yang berlebih.

Misalnya, dengan cara menjadikan sejumlah hotel di Bandung menjadi ruang isolasi bagi pasien terinfeksi virus corona sebagaimana dilakukan di Jakarta.

"Memang kita punya rumah sakit tapi itu pun sudah mulai cukup banyak lah ya, kalau sudah over capacity belum tapi sekarang ini sudah dalam kategori maksimal digunakan yaitu RSKIA yang tadinya hanya untuk OTG sekarang masuk ke kategori yang bergejala yang dirawat di sana," ucap Ema.

kumparan post embed

Sejauh ini, Ema mengatakan, ada dua hotel di Bandung yang dijadikan ruangan isolasi bagi pasien yang berstatus tanpa gejala. Selain itu, ada satu hotel yang sedang disiapkan dijadikan sebagai ruangan isolasi.

"OTG kita masih punya dua hotel yakni hotel S dan hotel U, sekarang kita sedang mempersiapkan hotel C di satu kawasan masih di daerah Bandung Utara dan Barat, ini ada lokasi yang sedang kita bidik hotel C," tutur dia.