Waspada Penipuan Berkedok Petugas PLN Minta Uang ke Rumah

PLN mengimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan petugas PLN dan meminta uang secara tunai. PLN tidak pernah menerima transaksi pembayaran tunai di rumah pelanggan.
"Diimbau kepada masyarakat dan pelanggan agar selalu waspada apabila ada petugas datang mengatasnamakan PLN," kata Supervisor Hubungan Masyarakat PLN Distribusi Jakarta Raya, Eki Sairoma, dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan (kumparan.com), Jumat (22/9).
Peringatan ini muncul menyusul adanya informasi yang beredar di grup-grup tentang adanya petugas yang mengaku dari PLN yang disertai surat tugas menawarkan paket subsidi. Dalam surat itu juga tercantum harga jasa yang harus dibayarkan oleh pelanggan secara tunai.
Eki Sairoma menegaskan, PLN tidak pernah memberikan surat tugas untuk pembagian paket subsidi. Surat tugas berwarna biru yang beredar di masyarakat saat ini tidak pernah dikeluarkan oleh PLN.
"PLN tidak pernah menawarkan jasa pemberian paket subsidi kepada pelanggan. Semua data penerima subsidi terdaftar di Kementerian Sosial," jelasnya.
Selain itu PLN juga tidak menjual kotak pelindung meter, peralatan penghemat listrik atau peralatan listrik apa pun. "PLN juga tidak menawarkan jasa layanan pasang baru, tambah daya, atau pembayaran tagihan rekening listrik dengan transaksi pembayaran langsung di rumah pelanggan," kata Eki.
Bila pelanggan menemukan hal yang mencurigakan atau mencari informasi tentang PLN bisa menghubungi kontak resmi PLN di bawah ini:
-Contact Center PLN 123
-Handphone (kode area + 123)
-Facebook PLN 123,
-Twitter@pln_123
-Email pln123@pln.co
