Waspada Sebaran Omicron BF.7: Jakarta, Jabar, dan Bali

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pekerja medis merawat pasien COVID-19 di unit perawatan intensif departemen darurat di rumah sakit Chaoyang Beijing di Beijing, China, Selasa (27/12/2022). Foto: China Daily via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja medis merawat pasien COVID-19 di unit perawatan intensif departemen darurat di rumah sakit Chaoyang Beijing di Beijing, China, Selasa (27/12/2022). Foto: China Daily via Reuters

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan rincian sebaran 15 kasus COVID-19 varian Omicron subvarian BF.7 terdapat di tiga provinsi. Mereka tersebar di Jakarta, Jawa Barat, dan Bali.

"[Sebaran BF.7] Jakarta 7 [kasus], Jabar 1, Bali 7. Masih terus kita monitor perkembangannya," kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Jumat (30/12).

Sebanyak 15 kasus BF.7 yang tersebar masing-masing: 7 kasus di Jakarta, 1 kasus di Jawa Barat, dan 7 kasus di Bali, memiliki riwayat perjalanan luar negeri dan sebagian lainnya adalah transmisi lokal.

"[Terdapat] 9 [kasus transmisi lokal] tidak ada riwayat perjalanan luar negeri," ujarnya.

kumparan post embed

Sementara itu, Siti Nadia belum membeberkan riwayat perjalanan luar negeri enam pasien lainnya. Ia hanya mengatakan, pihaknya sedang memperketat pengawasan pintu masuk kedatangan luar negeri.

"Sementara pengawasan pintu masuk diperketat. [Kita lakukan] surveilans genomik untuk monitor," paparnya.

Subvarian BF.7 saat ini berkecamuk di China. Gejala yang diidap penderita sama dengan pasien Covid-19 pada umumnya seperti demam hingga diare.

Selain China, kasus Covid-19 saat ini melonjak di Jepang, Korsel, Jerman, dan Australia.