Waspada! Sudah Ada 320 Klaster Keluarga di RI, 639 Positif Corona

Klaster keluarga kini menjadi momok di tengah pandemi corona. Jumlah orang yang terinfeksi di klaster ini makin hari makin banyak.
Analis dari Pandemic Talks, Firdza Radiany, membeberkan sudah ada 320 klaster keluarga yang tercatat. setidaknya 639 orang positif corona.
Kata Firdza, klaster keluarga itu terjadi ketika salah satu anggota keluarga yang biasa beraktivitas di luar rumah terpapar corona lalu menularkan ke anggota keluarga lainnya. Dalam hal ini semua harus waspada.
"Kenapa klaster keluarga berbahaya? Menurut kami karena akhirnya setelah klaster kantor, subtransmisi ini akhirnya masuk ke keluarga. Di mana ini unit sosial terkecil kan keluarga," jelas Firdza dalam diskusi virtual di gedung BNPB, Senin (7/9).
Ia menambahkan, yang paling bahaya lagi adalah kultur sosial Indonesia yang suka bersilaturahmi dan berkunjung antarwarga. Hal ini yang mempercepat penularan corona.
"Hal ini diperburuk lagi karena beberapa warga itu menolak untuk tes swab, karena stigma. Stigma dijauhi oleh keluarga, lingkungan dan lain lain," tutur dia.
Berikut data yang dihimpun Pandemic Talks terkait klaster keluarga:
Bogor: 48 klaster dengan total 189 kasus
Kabupaten Bekasi, 155 klaster dengan 437 kasus
DI Yogyakarta, 9 klaster keluarga dengan 13 kasus
Semarang, 8 klaster (tidak disebut kasusnya)
Malang 101 klaster (tidak disebut kasusnya)
