Waspadai 4 Titik Kemacetan saat Mudik Lewat Tol Trans Jawa

Mudik sudah di depan mata. Kemacetan menjadi salah satu fokus penanganan mudik Lebaran 2019, khususnya di Tol Trans Jawa.
Pemerintah sudah menyiapkan beberapa skema agar kemacetan tak terjadi terutama saat puncak arus mudik. Pemberlakuan sistem satu arah atau one way menjadi solusi utama.
Meski begitu, sistem one way ini tak sepenuhnya menjamin tak ada kemacetan yang terjadi. Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri hingga Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau langsung jalur tol Trans Jawa.
Berikut titik yang berpotensi terjadi kemacetan saat mudik di Tol Trans Jawa:
1. Simpang Susun Cikunir-Jakarta Cikampek
Titik ini menjadi potensi terjadinya kemacetan karena berbagai faktor. Simpang susun Cikunir ini merupakan pertemuan sejumlah arus kendaraan. Misalnya, kendaraan dari arah Merak, Tangerang, Lebak Bulus, ke Bekasi. Lalu arus lalu lintas dari arah Tanjung Priok ke Bekasi, serta arus kendaraan dari arah tol Dalam Kota ke Bekasi.
Selain itu, titik ini merupakan awal pembangunan jalan pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek Eleveted. Badan jalan pun semakin menyempit.
Sehari-hari, kemacetan kerap terjadi bahkan hingga 5 km. Kemacetan baru terurai di Cibitung.
2. Exit Tol Pejagan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengkhawatirkan adanya penumpukan kendaraan di exit tol Pejagan. Titik ini biasanya menjadi pilihan pemudik yang akan mengarah ke sejumlah kota di selatan Jawa. Misalnya, Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo, sampai Temanggung.
Padahal, pemudik bisa menggunakan pintu keluar lain untuk menuju ke kota tujuan lebih dekat. Misalnya keluar di exit tol Brebes Barat, Brebes Timur, atau Weleri.
“Jadi artinya Pejagan itu kita harapkan yang keluar kita harapkan Kabupaten Banyumas sama Cilacap sehingga nanti enggak numpuk di Pejagan. Kemudian yang akan keluar ke Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung keluarnya bisa ke Tegal, Slawi kemudian lewat langsung ke arah Purbalingga kemudian ke Banjarnegara,” ujar Budi.
3. Exit Tol Brebes Barat
Brebes Barat menjadi titik yang cukup krusial. Titik ini merupakan akhir dari penerapan sistem one way selama mudik Lebaran 2019.
"Karena memang setelah KM 263 ini akan ada dua pergerakan artinya dari Jakarta menuju Semarang. Dari Semarang juga ada di sini sedikit saja kemudian memutar ke arah sini menuju pantura. Di sinilah mungkin titik krusial. Di sini menjadi perhatian penting," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri saat meninjau exit tol Brebes Barat, Jawa Tengah, Jumat (17/5).
Saat one way diberlakukan, jalur dari arah Semarang menuju Jakarta akan digunakan kendaraan dari arah Jakarta menuju ke Semarang atau dikenal dengan jalur B. Sistem akan dibuka mulai KM 25 Cibitung hingga KM 263 Brebes Barat.
Setelah sampai di Brebes Barat, kendaraan yang berada di jalur B yang akan diarahkan ke exit tol Brebes Barat. Kendaraan yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan tol harus memutar balik dan melanjutkan perjalanan lewat tol. Penumpukan kendaraan yang berputar balik inilah yang harus diantisipasi.
"Untuk yang lajur kanan ketika akan melanjutkan perjalanan ke Semarang dia harus juga mengambil ruas kanan. Tadi sudah kita lihat sudah kita pantau dan kita sudah pastikan bisa," jelas dia.
4. Bawen (ruas Semarang-Solo-Salatiga)
Kawasan Bawen menjadi salah satu titik yang menjadi perhatian petugas keamanan saat mudik. Kawasan Bawen kerap macet karena jalannya yang sempit.
Selain itu, tingginya volume kendaraan semakin memperparah kemacetan. Biasanya, warga yang ingin menuju ke Ambarawa dan Magelang memilih keluar di Bawen.
“Selama ini orang kalau mau ke Yogya biasanya keluar Tol Bawen, kemudian lewat Ambarawa, Magelang. Jalur itu hari biasa saja sudah padat, apalagi saat mudik nanti. Kami prediksikan titik kemacetan terparah akan terjadi di Bawen ini, karena pada tahun ini truk lebih dua sumbu masih boleh melintas,” kata Kepala Dishub Provinsi Jateng Satriyo Hidayat, Kamis (16/5).
Satriyo mengimbau para pemudik yang hendak ke Yogya untuk menghindari jalur tersebut. Dia menyarankan agar pemudik bisa menggunakan jalur alternatif, yakni melalui jalur Weleri-Parakan-Temanggung-Magelang. Atau, meneruskan hingga keluar di exit Tol Boyolali atau Colomadu.
