Wawali Depok soal Viral Petugas Damkar Kritik Sarana Prasarana Rusak: Etikalah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono (IBH). Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono (IBH). Foto: Dok. kumparan

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono (IBH), merespons aksi seorang anggota pemadam kebakaran (Damkar) Kota Depok bernama Sandi Butar-Butar yang melakukan ‘room tour' memamerkan kerusakan sarana prasarana (sarpras). Video Sandi itu viral di media sosial.

Imam mengatakan sebaiknya permasalah internal tidak dibawa keluar. Apalagi sampai viral di media sosial.

“Kami berharap, kalau ada masalah tidak usah dibawa keluar karena ini kan memang lembaga, sebaiknya memang diselesaikan di dalam dulu, etikalah, ya,” ucap Imam di Depok dikutip, Selasa (23/7).

Imam juga menyinggung soal gergaji mesin yang rusak. Menurutnya saat ada bencana seperti pohon tumbang, hal itu bisa berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Depok.

“Selama ini juga DLHK yang bekerja, jadi enggak usah khawatir, kerja enggak sendiri, pasti punya sistem dan untuk pohon, kita banyak dibantu oleh DLHK, mesinnya juga dari mereka. Kalau dari Damkar ingin membantu tenaganya pasti kami butuhkan juga,” ucapnya.

Soal petugas Damkar yang bersangkutan, Imam mengatakan akan diberi pembinaan.

“Ya, pasti ya (pembinaan), karena kami punya, kan, satu institusi pemerintah, pasti nanti lewat Damkar akan dikomunikasikan, permasalahannya apa, atau cuma ingin menang sendiri untuk mendapatkan sesuatu yang memviralkan, agar bisa dilihat oleh masyarakat sebaiknya sih tidak begitulah,” katanya.

“Sebaiknya sesuatu yang kurang di dalam, diperbaiki bersama-sama, jangan dibuat di keluar untuk konsumsi publik,” sambungnya.

Dia berpesan, baik kepada ASN ataupun non-ASN agar ketika ada permasalahan bisa dikomunikasikan dengan baik.

“Jadi tolong bagi siapa pun, ASN maupun non-ASN yang ada di Kota Depok jika ada apa-apa tidak usah dibawa ke luar, yang pasti semuanya harus menjadi bagian dikomunikasikan ke dalam,” ucapnya.

Dalam video yang viral, Sandi antara lain mengatakan:

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat datang room tour di kantor Pemadam Kebakaran Kota Depok. Ya, silakan untuk warga masyarakat Kota Depok, saya mohon maaf sekali. Setiap ada telepon di UPT kami dan UPT-UPT lainnya mengenai pohon tumbang. Bukan kami tidak mau mengerjakan, tapi sensor kami rusak. Ya, kami sudah bikin nota dinas berbulan-bulan yang lalu, tapi belum dibenahi. Mohon maaf untuk warga Kota Depok."

Bukan kali ini saja Sandi viral. Pada tahun 2021, dia viral karena mengungkap dugaan korupsi sepatu bagi anggota Damkar.

instagram embed