Wayan Koster Bakal Bentuk Satgas Sampah usai Prabowo Singgung 'Bali not Nice'

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Bali, I Wayan Koster pada acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center, Senin (2/2/2026). Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Bali, I Wayan Koster pada acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center, Senin (2/2/2026). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Gubernur Bali I Wayan Koster akan membentuk satuan tugas (Satgas) untuk membersihkan sampah di sekitar pantai Bali. Sorotan soal sampah sebelumnya disinggung oleh Presiden Prabowo Subianto saat taklimat Rakornas 2026.

Koster mengatakan, Pemerintah Provinsi Bali akan langsung membuat satgas untuk menangani persoalan sampah di tepian pantai yang mengurangi keindahan Pulau Dewata itu.

“Karena itu dengan arahan Bapak Presiden tadi maka kami akan segera kumpul Kadis Lingkungan Hidup kemudian kepala BPBD, Kadis Pendidikan, kemudian juga TNI dan Polri, saya akan membentuk satuan tugas untuk berjaga di pantai begitu sampah datang langsung bisa dibersihkan,” ujar Koster di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor pada Senin (2/2).

Koster mengatakan, sampah yang menjadi sorotan Prabowo itu adalah sampah kiriman yang datang apabila terjadi hujan.

“Mengenai sampah yang di Pantai Kuta itu adalah sampah kiriman yang datangnya musiman pada saat musim hujan, yaitu khususnya pada akhir Desember, Januari, dan awal Februari,” jelasnya.

Koster mengatakan, pihaknya sudah menyediakan alat berat di sekitaran pantai untuk membersihkan apabila ada sampah kiriman kembali.

“Tadi saya sudah bicara dengan Bupati Badung dan juga Wali Kota Denpasar agar kita akan bersama-sama membentuk satuan tugas dan sekaligus ada standby alat berat di sana,” tuturnya.

Presiden Prabowo Subianto (atas, kanan) menyampaikan taklimat dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO

Sebelumnya, Prabowo menyebut permasalahan sampah yang ada di mana-mana harus segera diselesaikan. Permasalahan sampah, kata dia, harus diselesaikan dengan kerja nyata, bukan teriak caci maki.

Prabowo menjelaskan, sektor pariwisata lah yang menyerap lapangan kerja paling banyak. Menurutnya, menyiapkan suatu kawasan pariwisata menjadi yang paling cepat dan lebih murah dari sektor lain. Namun Prabowo menegaskan, para turis bukan mau melihat sampah ketika datang ke Indonesia.

"Tapi saya menggugah, saudara-saudara sekalian, pariwisata, apakah turis mau datang melihat sampah? Indonesia indah, dia mau datang lihat kumuh? Dia mau ke Bali, pantai Bali kotor. Saya di Korea ketemu tokoh-tokoh, menteri-menteri, jenderal-jenderal, kadang-kadang ya tentara di mana pun, dia enggak pakai basa-basi, bicaranya apa adanya. Dia ngomong ke saya," tuturnya.

"Dia bilang, 'Your Exellency', I just came from Bali, owh Bali so dirty now, Bali not nice'. Bah, saya tapi terima itu sebagai koreksi. Ini harus kita atasi bersama," sambung Prabowo.