Widodo AS, Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Meninggal Dunia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Eks Panglima TNI Widodo AS. Foto: Dok. TNI
zoom-in-whitePerbesar
Eks Panglima TNI Widodo AS. Foto: Dok. TNI

Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, mantan Panglima TNI dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), meninggal dunia pada Sabtu (24/10) malam. Widodo mengembuskan napas terakhir di kediamannya di Jakarta pada pukul 21.30 WIB dalam usia 82 tahun.

Kabar ini dikonfirmasi oleh Kadispen TNI AL Laksma Tunggul.

"Betul," katanya, Minggu (25/10).

Widodo meninggalkan jejak penting dalam sejarah militer Indonesia. Ia merupakan Panglima TNI pertama yang berasal dari matra Angkatan Laut (AL), sekaligus menjadi perwira pertama dari luar Angkatan Darat (AD) yang menduduki jabatan tersebut sejak 1962.

Selain memimpin TNI pada periode 1999–2002, Widodo mengemban sejumlah jabatan strategis di pemerintahan. Ia dipercaya menjadi Menko Polhukam pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama periode 2004–2009.

Perjalanan Karier di TNI

Widodo lahir di Boyolali, Jawa Tengah, pada 1 Agustus 1944. Ia menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Surakarta sebelum lulus dari Akademi Angkatan Laut (AAL) pada 1968.

Karier militernya dimulai sebagai perwira Angkatan Laut. Ia kemudian menempati sejumlah posisi strategis, mulai dari penugasan di kapal perang hingga jabatan komando di lingkungan TNI AL.

Widodo pernah menjabat Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) pada 1995. Ia kemudian dipercaya menjadi Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal), sebelum diangkat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) pada 1998.

Pada 1999, Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie mengangkat Widodo sebagai Wakil Panglima TNI. Beberapa bulan kemudian, pada era Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, ia dipercaya menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal TNI Wiranto.

Widodo resmi menjabat Panglima TNI pada 26 Oktober 1999. Ia memimpin hingga 2002, sebelum digantikan Jenderal TNI Endriartono Sutarto.

Pengangkatannya menjadi tonggak sejarah tersendiri. Untuk pertama kalinya sejak 1962, jabatan Panglima TNI dipegang perwira tinggi dari luar matra Angkatan Darat. Widodo juga menjadi Panglima TNI pertama dari Angkatan Laut.

Menko Polhukam pada Era SBY

Setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Panglima TNI, Widodo kembali dipercaya mengemban jabatan di pemerintahan. Pada 21 Oktober 2004, ia diangkat menjadi Menko Polhukam dalam Kabinet Indonesia Bersatu di bawah kepemimpinan Presiden SBY.

Widodo menjabat posisi tersebut hingga Oktober 2009. Selama masa tugasnya, ia juga sempat merangkap sebagai Menteri Dalam Negeri ad interim pada 2 April hingga 29 Agustus 2007.

Menjelang berakhirnya masa pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu, Widodo turut dipercaya menjadi Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara ad interim pada 1–20 Oktober 2009.

Selepas dari kabinet, Widodo tetap terlibat dalam lingkaran pemerintahan. Ia menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada periode 2010–2014.