Wiranto & Kader Temui Mardiono: Kader Agamais Masuk PPP, Nasionalis ke Gerindra
ยทwaktu baca 2 menit

Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Jenderal (Purn) Wiranto telah menemui Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono di Kantor DPP PPP pada Senin (1/5).
Wiranto mengatakan, dirinya mengajak beberapa kadernya dalam pertemuan itu yakni Jenderal Wiranto Club dan Masyarakat Cinta Masjid.
"Silaturahmi yang baik karena ini kan tekadnya yang pertama kan silaturahmi dalam rangka memperingati hari raya Idul Fitri 1444 H kita bemaaf-maafan," kata Wiranto.
"Tapi sekaligus saya membawa kader-kader saya yang memang sudah lama menunggu untuk diserahkan masuk ke mana," tambah dia.
Wiranto menjelaskan, dirinya tidak memakai cara militer dalam mengerahkan kadernya untuk bergabung dengan partai politik.
"Tapi merupakan bagian dari suatu musyawarah, memberikan kebebasan bagi mereka untuk memberikan suatu pandangan aspirasi mereka, mau ke mana mereka mencari rumah perjuangan yang pas rumah perjuangan yang sesuai dengan aspirasi politik mereka," jelas dia.
Eks Panglima ABRI ini menjelaskan, kader Jenderal Wiranto Club dan Masyarakat Cinta Masjid ada yang bergabung dengan PPP. Namun ada juga yang bergabung dengan Gerindra.
"Jadi untuk teman-teman yang aspirasinya lebih dekat dengan basis partai yang agamais maka ke PPP," ucap Wiranto.
"Sementara yang mempunyai aspirasi basis nasionalis ya mereka masuk ke Gerindra," tutur dia.
Berikut daftar perwakilan kader Jenderal Wiranto Club yang bergabung dengan PPP:
Irjen (Purn) Dharmawan: Mantan Wakapolda Riau tahun 2020-2021
Deni Rahayu S. Alumni ITB
Apriansyah SH. MH Wakil Ketua Bidang Non-Bintang & Bintang 1 PHRI
Winyono Iman S Rumah Produksi Broadcasting
Muh. Abdul Roni
H. Harry Azhar mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia 2014-2017
Prayoga
Ibu Tien Desi Kusuma
Lebih jauh, Wiranto mengatakan dirinya hari ini akan bertemu dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang. Kunjungannya untuk memperkenalkan kadernya yang ingin bergabung dengan Gerindra.
"Tapi juga ada yang kemudian memilih untuk jalur politik yang berhaluan nasionalis itu juga akan saya sampaikan nanti ke Pak Prabowo," tutup dia.
