Wisatawan Asal Bondowoso Hilang di Kawah Ijen

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Geopark Kawah Ijen, Banyuwangi Foto: Shutter stock
zoom-in-whitePerbesar
Geopark Kawah Ijen, Banyuwangi Foto: Shutter stock

Wisatawan asal Kabupaten Bondowoso bernama Gafila Dabi Ardriani (19) dilaporkan hilang di Kawah Ijen. Sebelumnya dia melakukan pendakian pada Sabtu (7/5) dini hari bersama 13 orang temannya.

"Iya benar. Ada satu wisatawan hilang di Gunung Ijen. Korban atas nama Gafila Dabi Adriani, warga Desa Kalianyar Kecamatan Sempol, Bondowoso," kata Kepala Pos Basarnas Banyuwangi, Wahyu, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (8/5).

Menurut Wahyu, Korban bersama teman-temannya mendaki ke puncak Gunung Ijen sekitar pukul 02.00 WIB.

"Sampai puncak sekitar pukul 04.00 WIB subuh," ucap Wahyu.

Sekitar jam 05.00 WIB, teman korban mengajak korban turun menuju ke Pos Paltuding karena tidak kuat menahan dingin.

Di tengah perjalanan, tiba-tiba korban mengeluh sakit perut. Bukannya turun ke bawah, korban justru kembali ke arah puncak Gunung Ijen.

"Sedangkan teman korban memutuskan untuk melanjutkan perjalanan sembari menunggunya di Paltuding," kata Wahyu.

Hingga pukul 07.30 WIB, korban tak juga muncul. Temannya berinisiatif menghubungi korban melalui sambungan telepon seluler.

"Telepon tersebut sempat dijawab. Dari keterangan temannya, korban mengatakan sudah pulang dan sampai di rumahnya," ungkap Wahyu.

Tim SAR mencai korban hilang di Kawah Ijen, Minggu (8/5/2022). Foto: Dok. Istimewa

Sekitar pukul 09.00 WIB, teman-teman korban akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing. Namun, sekitar pukul 10.00 WIB, orang tua korban menghubungi salah satu temannya bahwa putranya belum pulang.

"Orang tua korban sempat menghubungi lewat telepon. HP korban dalam kondisi aktif namun tidak dijawab," kata Wahyu.

Setelah ditunggu hingga malam, korban tak juga pulang ke rumah. Akhirnya keluarga korban bersama saksi melaporkan kejadian tersebut ke petugas TWA Kawah Ijen.

Tim SAR mencai korban hilang di Kawah Ijen, Minggu (8/5/2022). Foto: Dok. Istimewa

Atas kejadian tersebut, petugas bersama stakeholder terkait langsung melakukan pencarian.

"Mulai dini hari tadi, tim SAR bersama petugas TWA Ijen, dan TNI-Polri sudah menuju puncak Ijen untuk mencari korban," kata Wahyu.

Dalam pencarian ini, petugas menemukan handphone korban di sekitar puncak Ijen. Sementara korban belum ditemukan.

"Untuk HP korban berhasil ditemukan di titik koordinat 8°03'49.9"S 114°14'40.2"E yang berada di sekitar puncak Ijen. Untuk korban sendiri masih dalam pencarian," tutupnya.