WN Inggris di Bali Terjebak 6 Hari di Sumur Sedalam 5 Meter

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas mengevakuasi jenazah WN Inggris di bak penampungan air di Bali. Foto: Basarnas Bali
zoom-in-whitePerbesar
Petugas mengevakuasi jenazah WN Inggris di bak penampungan air di Bali. Foto: Basarnas Bali

Nasib nahas dialami Roberts Jacob Matthew (29). Pria berkebangsaan Inggris ini terjebak selama 6 hari di sumur sedalam 5 meter di kebun warga Jalan Alilia Blimning Sari, Desa Pecatu, Badung, Bali.

Belum diketahui penyebab Jacob jatuh ke dalam sumur tersebut. Kapolsek Kuta Selatan, AKP Yusak Agustinus, menduga pria yang tinggal di sebuah vila di kawasan Desa Pecatu ini mabuk atau dikejar anjing sehingga tak sengaja terjatuh ke dalam sumur.

"Masih didalami dia dikejar anjing atau mabuk," kata Yusak saat dihubungi, Sabtu (6/6).

Petugas mengevakuasi jenazah WN Inggris di bak penampungan air di Bali. Foto: Basarnas Bali

Yusak menuturkan, Jacob akhirnya diselamatkan sekitar pukul 11.30 WITA usai seorang warga yang sedang mencari rumput makanan sapi, mendengar suara teriakan minta tolong dari arah sumur. Jarak warga dengan Jacob sekitar 500 meter. Sementara jarak sumur dengan jalan raya sekitar 100 meter.

Yusak menyebut seorang warga yang mencari rumput pada awalnya takut mendengar adanya suara teriakan. Warga tersebut lalu memanggil warga sekitar. Warga menelusuri kebun dan menemukan Jacob tak berdaya di sumur.

Petugas mengevakuasi jenazah WN Inggris di bak penampungan air di Bali. Foto: Basarnas Bali

"Jacob tidak kuat untuk mengerakkan badannya dan warga berinisiatif memberikan makanan dan air minum seadanya buat dimakan. Karena informasi dari dia (Jacob), dia sudah berada di lokasi sumur tersebut dengan ketinggian kurang lebih 5 meter sudah selama 6 hari," kata Yusak.

Warga lalu melapor ke polisi dan Basarnas Bali. Sekitar pukul 13.35 WITA, Jacob dievakuasi ke rumah sakit BIMC untuk dirawat.

Petugas mengevakuasi jenazah WN Inggris di bak penampungan air di Bali. Foto: Basarnas Bali

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.