WNA Australia Baku Hantam di Motel Seminyak, Sempat Serang Sekuriti

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pengeroyokan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengeroyokan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Aksi perkelahian antara warga negara asing (WNA) terjadi di Motel Mexicola Seminyak yang terletak di Jalan Kayu Jati, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung.

Kasi Humas Polres Badung, Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari, mengkonfirmasi adanya kejadian tersebut. Dari pencocokan dan pengecekan lapangan oleh kepolisian, insiden tersebut terjadi pada Kamis (1/10) sekitar pukul 23.12 WITA hingga 23.25 WITA.

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat seorang WNA laki-laki tanpa baju berlari menuju pintu masuk TKP, kemudian diikuti oleh beberapa WNA lainnya.

Selanjutnya, WNA yang tidak menggunakan baju tersebut berlari ke arah bar dan melakukan kekerasan terhadap seorang laki-laki yang menggunakan kemeja putih dan celana putih.

Melihat aksi kekerasan tersebut, tiga orang temannya yang mengenakan baju berwarna hitam berusaha melerai.

Berbekal video tersebut, polisi lantas menggali keterangan dari IGPWS (35) sebagai manager Motel Mexicola Seminyak. Manager menerangkan bahwa kejadian tersebut berawal aksi saling pukul antara dua orang WNA Australia di dalam areal bar Motel Mexicola.

"Perkelahian tersebut sempat berlangsung beberapa saat hingga diketahui oleh pihak keamanan Motel Mexicola Seminyak. Pihak keamanan segera berusaha melerai dan mengeluarkan paksa para pihak dari dalam lokasi," kata Yuni ketika dikonfirmasi pada Senin (5/10).

Ketika berada di luar, WNA yang semula mengenakan kemeja putih melepas kemejanya, lalu kembali melakukan penyerangan ke arah Motel Mexicola dan sempat memukul salah satu sekuriti.

Yuni mengatakan, tindakan itu tidak hanya dilakukan sekali saja. WNA tersebut sudah berulang kali berusaha masuk dengan melakukan penyerangan dan pemukulan terhadap pihak yang menghalanginya, termasuk keamanan.

"Pihak keamanan terus berusaha mencegahnya masuk ke dalam areal motel karena takut WNA tersebut makin keras dan melakukan ketidaknyamanan terhadap pengunjung lainnya," jelasnya.

Selanjutnya, WNA tersebut kembali berusaha masuk dengan mencoba melompati tembok motel. Aksi tersebut sempat dihalangi oleh sekuriti, tetapi WNA tersebut malah memukul sekuriti.

Pemukulan terhadap sekuriti itu membuat rekan sekuriti lainnya melakukan tindakan terhadap WNA tersebut.

"Setelah itu, WNA tersebut berhasil dibawa pergi oleh teman-temannya," ucap Yuni.

Kesal Dikeluarkan dari Motel

Berdasarkan pemeriksaan awal, penyebab WNA tersebut melakukan aksi kekerasan dan penyerangan terhadap pihak motel adalah karena dirinya merasa dikeluarkan oleh pihak keamanan motel. Dia juga merasa lawannya dilindungi oleh pihak motel.

"Sehingga WNA Australia tersebut terus kembali melakukan penyerangan kepada petugas keamanan, termasuk memaksa masuk untuk mencari lawannya tersebut," ungkapnya.

Polisi belum mengetahui secara rinci identitas WNA yang terlibat perkelahian tersebut. Yuni juga mengatakan, pihak manajemen motel juga belum melakukan pelaporan terhadap WNA yang telah memukul pihak keamanannya.

"Belum ada pihak yang melaporkan dirinya karena merasa menjadi korban atau merasa dirugikan dengan adanya aksi perkelahian yang dilakukan oleh pihak WNA tersebut," katanya.

Yuni menjelaskan, saat ini polisi telah mendatangi TKP, melakukan pengumpulan bahan dan keterangan, serta melihat rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian. Polisi juga menyarankan pihak yang merasa menjadi korban untuk membuat laporan.