WNI Abdillah Onim dan Keluarga Berhasil Dievakuasi Keluar dari Gaza

Satu keluarga WNI berhasil dievakuasi dari Gaza. WNI tersebut adalah Abdillah Onim.
"Empat WNI dan satu istri WNA (warga negara Palestina) berhasil dievakuasi dari Gaza tiba di Rafah," kata Menlu Retno Marsudi lewat konferensi pers di kantor Kemlu, Jumat (3/11).
Rafah merupakan perbatasan Gaza dengan Mesir dan satu-satunya pintu perbatasan yang dibuka.
Retno mengatakan, Onim dan keluarga berhasil keluar dari Rafah pada Kamis (3/11). Kini mereka dalam perjalanan menuju Kairo.
Retno menambahkan saat ini masih ada satu keluarga WNI yang terdiri dari tiga orang yang masih berada di Gaza. Tim Kemlu terus berupaya mengevakuasi keluarga WNI tersebut.
Onim adalah relawan asal Maluku Utara yang sudah berada di Palestina sejak 2009. Pada 2018 Onim mendirikan Nusantara Palestina Center (NPC) yang merupakan lembaga sosial yang bergerak di bidang pendidikan dan kemanusiaan di Gaza.
Onim sendiri lewat voice note yang didengarkan oleh Menlu Retno Marsudi mengatakan, dirinya sudah berada di Kairo. Ia berterima kasih bisa dievakuasi dari Gaza yang sedang berkecamuk.
" Terima kasih alhamdulillah bang Onim dan anak istri sudah bersama teman-teman KBRI Kairo," kata Onim.
Belum Putuskan Pulang ke Indonesia atau Tidak
Setelah Menlu Retno menyampaikan keterangan, jubir Kemlu Lalu Muhamad Iqbal menyebut Onim belum dipastikan akan dibawa kembali ke Indonesia atau tidak.
Iqbal mengatakan, Onim dan keluarga sudah berada di Mesir. Namun, ia hanya diizinkan tinggal sementara di Mesir.
"Yang pasti karena visanya 3x24 jam, tapi kita belum memutuskan apakah ke tanah air atau ke tempat lain sesuai dengan keinginan WNI tersebut," kata Iqbal di kantor Kemlu.
Ia menambahkan, kewajiban Pemerintah Indonesia hanya mengeluarkan Onim sekeluarga dari Gaza yang sedang diserang Israel.
"Karena tugas negara, itu kewajiban, negara itu hanya mengeluarkan ke tempat aman terdekat. Sekarang di Kairo itu sudah aman," papar Iqbal.
