WNI asal Blitar Hanyut Akibat Banjir Besar di Hong Kong, Ditemukan Tewas

9 September 2023 15:12 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana jalan yang terendam banjir setelah hujan badai lebat memicu 'Peringatan Hujan Badai Hitam' dari observatorium cuaca kota, di Hong Kong pada 7 September 2023. Foto: Dene Chen / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Suasana jalan yang terendam banjir setelah hujan badai lebat memicu 'Peringatan Hujan Badai Hitam' dari observatorium cuaca kota, di Hong Kong pada 7 September 2023. Foto: Dene Chen / AFP
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Seorang WNI tewas hanyut di Hong Kong. Kejadian itu terjadi saat Hong Kong dilanda banjir besar.
ADVERTISEMENT
Keterangan itu disampaikan Direktur Perlindungan WNI, Judha Nugraha.
"Seorang WNI dengan inisial DI dilaporkan hanyut akibat banjir yang melanda Hongkong selama tanggal 7 dan 8 September 2023," ujar Judha dalam keterangannya.
Seorang pria mendorong gerobak melintasi banjir di Hong Kong pada 8 September 2023. Foto: Mladen Antonov / AFP
"Pada Sabtu siang hari tanggal 9 September 2023, KJRI Hongkong mendapat informasi dari Otoritas Hongkong bahwa DI telah ditemukan dalam keadaan meninggal. Jenazah Almarhumah saat ini telah dievakuasi dan berada di RS Hongkong," sambung dia.
Judha menambahkan, saat ini pihak KJRI Hong Kong sedang berupaya memulangkan jenazah DI.
"KJRI Hongkong telah menyampaikan kabar duka ini kepada pihak keluarga di Blitar, Jawa Timur. KJRI bersama pihak majikan dan agensi tenaga kerja akan memfasilitasi pemulangan jenazah ke Indonesia," kata Judha.
"Almarhumah DI tercatat sebagai pekerja migran Indonesia di Hongkong sejak 2016 dan bekerja sebagai gardener," jelas Judha.
ADVERTISEMENT