WNI Asal Sulsel di Armenia Ditemukan Tewas, Tangan dan Mulut Dilakban

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pembunuhan. Foto: thanun vongsuravanich/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pembunuhan. Foto: thanun vongsuravanich/Shutterstock

WNI asal Maros, Sulawesi Selatan, bernama Valenth A Tambuto (24) ditemukan tewas mengenaskan di sebuah hotel di Yerevan, Armenia, pada Rabu, 15 Juli 2026. Informasi yang diperoleh, saat ditemukan kondisi Valenth dalam keadaan mulut dilakban dan tangan terikat tali.

Duta Besar RI untuk Ukraina merangkap Armenia dan Georgia, Arief Muhammad Basalamah, mengatakan institusinya turun tangan dan terus memonitor perkembangan melalui Kantor Ekstensi di Tbilisi, Georgia, dan Konsul Kehormatan RI di Yerevan, Armenia.

"Berita tersebut memang seperti yang tertulis. Kami terus memantau perkembangan lebih lanjut," ujar Arief kepada kumparan, Senin (20/7).

Dubes RI untuk Ukraina, Georgia, dan Armenia, Arief Basalamah Foto: IG/@indonesiainkyiv

Termasuk, kata Arief, proses pemulangan jenazah Valenth ke Indonesia. "Proses pemulangan jenazah dan penangan kasus oleh kepolisian setempat masih terus berjalan," kata dia.

Tewasnya Valenth ini menurut informasi yang diperoleh, diduga terkait kasus yang juga melibatkan sesama WNI di sana. Hingga saat ini proses penyelidikan kepolisian di Armenia masih berlangsung.