Yang Terdampak Matinya Air PDAM Bekasi: 40 Ribu Pelanggan di 3 Kecamatan
·waktu baca 2 menit

Aliran air Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot yang sempat mati selama hampir sepekan terdampak ke tiga kecamatan: Bekasi Barat, Utara, dan Medan Satria.
Jumlah pelanggan di tiga kecamatan tersebut sekitar 40 ribu pelanggan.
"Untuk khusus SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Teluk Buyung yang WTP (Water Treatment Plant) di sini sekitar 40 ribu pelanggan," kata Direktur Utama PDAM Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, kepada kumparan, Selasa (19/9).
Menurut Ali, aliran air mati pada Minggu-Senin, 17-18 September, dari pukul 8 malam hingga 6 malam kemudian.
Selain pelanggan di tiga kecamatan tersebut, ada juga sekitar 3 ribu hingga 4 ribuan pelanggan di sekitar Babelan, Kabupaten Bekasi, yang terdampak. Air pelanggan PDAM Tirta Patriot di Babelan ini, bersumber dari PDAM Bhagasasi Kabupaten Bekasi.
Mereka terdampak mati air karena limbah menumpuk sehingga aliran Kali Bekasi di Tirta Patriot ditutup. Akibatnya, debit kali menurun sampai ke Babelan.
"Ya itu limbah, kemarin," ungkap Ali.
Hingga saat ini PDAM Tirta Patriot tengah mampu kembali mengembalikan air bersih ke pelanggan. Meskipun sebelumnya, kata Ali, airnya masih tetap berbau limbah.
Mereka terus mengupayakan, bahkan sempat mensuplai air bagi pelanggannya sembari menunggu tempat pengolahan air kembali bisa normal.
"Yang 40 ribu pelanggan yang langsung kita layani dari SPAM dari sini, ini aman. 40 ribu pelanggan, aman nih sekarang," ujar Ali.
"Cuma ada sekitar Babelan karena kubikasinya, kan, sedikit nih, air enggak sampai di ujung. Nah, kabarnya, Babelan itu enggak bisa mengolah, berarti masih ada sekitar berarti, pelanggan kita ya, yang tadi ada 3 ribuan," katanya.
