Yasonna Laoly: Kongres Enggak Gampang, Habis Pilkada, Perlu Biaya
·waktu baca 2 menit

Ketua DPP PDIP, Yasonna Laoly, menyebut jadwal kongres PDIP masih menunggu arahan Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.
“Ya kita belum tahu (jadwal kongres) ya tergantung ketua umum aja, kita lihat, nunggu aja perintah Ketum seperti apa nanti,” ujarnya di gedung DPR RI, Jakarta Pusat pada Kamis (17/4).
“Kalau anggaran dasar kami kan disebut enggak ada masalah. Kita kan hanya konsolidasi aja,” sambungnya.
Lebih lanjut, Yasonna menepis bahwa belum digelarnya Kongres PDIP disebabkan adanya beda sikap terkait Megawati kembali menjadi Ketum.
“Gak ada, kita solid,” tegasnya.
“Solid iya, ya kita lihat aja dulu, tapi semua solid, persiapannya ini, kan baru Pemilu, baru Pilkada, kan bikin Kongres enggak gampang, anggota-anggota itu datang ke mana nanti ditentukan, perlu biaya,” sambungnya.
Ia juga menepis isu Kongres PDIP menunggu sidang Sekjen, Hasto Kristiyanto yang sedang berperkara di KPK. Lebih lanjut, ia membantah Kongres belum terlaksana karena belum ada pengganti Hasto.
“Nggak ada isu itu,” ucapnya.
Selain Yasonna, Wakil Ketua MPR fraksi PDIP, Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul turut menegaskan bahwa PDIP solid memilih Megawati menjadi Ketum lagi.
“Oh iya pasti. Pasti itu,” ujar dia di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat pada Kamis (17/4).
“Gak, gak. Gak ada (beda kubu). Kita semua tegak lurus Ibu (Mega) Ketum,” pungkasnya.
Hingga kini, jadwal pelaksanaan Kongres PDIP masih belum diketahui. Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, hanya mengatakan bahwa Kongres akan dilaksanakan tahun ini.
