Yayasan Mochamad Thohir Salurkan 10 Ribu Paket Bantuan Korban Banjir Sumatera

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Yayasan Mochamad Thohir dan IKA Teladan serahkan bantuan 10.000 paket logistik primer secara simbolis kepada Sabhawana untuk korban banjir-longsor Sumatera di Masjid At Thohir, Depok, Jawa Barat, Jumat (5/12/2025).  Foto: Nabila Ulfa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Yayasan Mochamad Thohir dan IKA Teladan serahkan bantuan 10.000 paket logistik primer secara simbolis kepada Sabhawana untuk korban banjir-longsor Sumatera di Masjid At Thohir, Depok, Jawa Barat, Jumat (5/12/2025).  Foto: Nabila Ulfa/kumparan

Yayasan Mochamad Thohir menggandeng IKA Alumni SMAN 3 (IKA Teladan) dan Kelompok Pecinta Alam Sabhawana menyerahkan bantuan 10.000 paket logistik primer bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor Sumatera, yakni di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Dewan Pembina Yayasan Mochamad Thohir sekaligus Ketua IKA Teladan, Haji Garibaldi ‘Boy’ Thohir, di Masjid At Thohir, Depok, pada Jumat (5/12/2025).

“Saya dan teman-teman di pengurus dan tentunya dari tim Sabhawana dan alumni Sabhawana, kita harus bergerak cepat, karena saya yakin saudara-saudara kita di daerah-daerah yang sangat sulit, ya. Akses putus atau segala macam itu memerlukan bantuan secepat mungkin, terutama tadi di Bireuen, di Aceh,” ujar Boy dalam kesempatan itu.

“Ini merupakan wujud kepedulian kami kepada saudara-saudara yang terdampak bencana, sekaligus sinergi mendukung pemerintah menanggulangi bencana yang sedang terjadi,” imbuhnya.

Yayasan Mochamad Thohir dan IKA Teladan serahkan bantuan 10.000 paket logistik primer secara simbolis kepada Sabhawana untuk korban banjir-longsor Sumatera di Masjid At Thohir, Depok, Jawa Barat, Jumat (5/12/2025).  Foto: Nabila Ulfa/kumparan

Paket-paket bantuan ini mencakup tenda darurat, alat penerangan (termasuk genset dan solar cell), alat komunikasi, bahan pangan, air bersih, pakaian anak dan dewasa, perlengkapan solat, popok, hingga peralatan mandi. Bantuan secara bertahap akan didistribusikan pada Kabupaten Bireuen, Aceh, yang hingga saat ini minim terjangkau bantuan. Sabhawara juga telah mendirikan pos bantuan di daerah tersebut dan ikut menjadi tim pencarian korban bersama BASARNAS dan tim SAR gabungan.

Rangga Alfianto selaku Ketua Ikatan Alumni Sabhawana menjelaskan, proses pengiriman bantuan akan difokuskan via jalur udara, mengingat akses darat sangat terbatas. Prosesnya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait, khususnya TNI.

“Kami terus mapping dan monitor terus kebutuhan-kebutuhan yang ada di lapangan, terutama mengenai komunikasi gitu ya, karena komunikasi menjadi penting karena banyak orang yang belum ada kabar, tidak ada kabar dan sebagainya itu karena memang belum tentu hilang, dan belum tentu terkena gitu ya dampak, tapi memang karena terputusnya akses komunikasi di situ,” ujar Rangga.

“Kami akan terus update kebutuhan-kebutuhan tersebut supaya kita dari Jakarta ini bisa support, yang kemudian nanti akan kita kumpulkan semua, kita akan kirim, dan kirimnya saat ini hanya bisa melalui jalur udara, karena jalur darat masih terputus untuk Aceh,” ungkapnya.

Melalui pemberian bantuan ini, diharapkan dapat membantu warga pulih dari bencana banjir dan tanah longsor Sumatera, terutama di daerah yang terdampak parah. Boy Thohir berharap langkah Yayasan Mochamad Thohir dan IKA Teladan menjadi wujud solidaritas dan gotong royong yang dimiliki bangsa Indonesia.

“Inilah saatnya kita sebagai bangsa bisa memperlihatkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang kuat, bangsa yang hebat, bangsa yang bisa bergotong royong membantu saudara-saudaranya yang lagi kesulitan,” pungkasnya.