Yayasan Syekh Ali Jaber: Kita Ikhlaskan Kepulangan Beliau kepada Rabbnya

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Syekh Ali Jaber Foto: Instagram/@syekh.alijaber
zoom-in-whitePerbesar
Syekh Ali Jaber Foto: Instagram/@syekh.alijaber

Duka kembali melanda Tanah Air. Salah satu pendakwah terkemuka, Syekh Ali Jaber, meninggal dunia pada Kamis (14/1) di RS Yarsi, Jakarta, sekitar pukul 08.30 WIB pada usia 44 tahun.

Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, Habib Abdurrahman Alhabsyi, mengumumkan kabar duka tersebut melalui Instagram yayasan.

"Kita ikhlaskan kepulangan beliau kepada Rabbnya. Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau. Semoga diterima segala amal shaleh beliau," tulis Abdurrahman, Kamis (15/1).

Ia juga meminta masyarakat untuk mendoakan kepergian Syekh Ali Jaber.

instagram embed

Syekh Ali Jaber dinyatakan postif COVID-19 sejak akhir Desember 2020. Sempat melakukan isolasi mandiri tapi karena kondisi sesak akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Di awal perawatan, Syekh Ali Jaber sempat merekam sebuah video mengabarkan kondisinya dan meminta kepada masyarakat agar didoakan segera sembuh.

Namun selang beberapa hari kemudian, kondisinya menurun dan harus masuk ICU untuk dipasang ventilator. Ustaz Yusuf Mansur menjelaskan, sebelum wafat, Syekh Ali dalam kondisi negatif corona.

Syekh Ali Jaber berasal dari Madinah, Arab Saudi, dan telah menjadi WNI.