Yudi Latif: Indonesia Jadi Percontohan Kelola Kemajemukan

28 Januari 2018 2:53 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:12 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Yudi Latif Ketua UKP-PIP. (Foto: Rafyq Alkandy Ahmad Panjaitan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Yudi Latif Ketua UKP-PIP. (Foto: Rafyq Alkandy Ahmad Panjaitan/kumparan)
ADVERTISEMENT
Kepala Unit Kerja Presiden Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif mengatakan bahwa Indonesia menjadi contoh bagi negara-negara maju dalam mengelola kemajemukan dan perbedaan.
ADVERTISEMENT
"Masyarakat Indonesia harus bangga karena Indonesia memiliki keunggulan soal mengelola kemajemukan," kata Yudi Latif seperti yang dilansir Antara, Sabtu (27/1).
Menurutnya, Indonesia punya banyak bahasa, banyak ras dan agama, tapi masih akur dan hidup bersatu.
"Itu modal terpenting yang bisa dibanggakan dari Indonesia," ujarnya.
Ia mengatakan, Indonesia punya banyak pengalaman dalam mengelola kemajemukan. Hal itu dimulai pada sumpah pemuda 28 Oktober 1928, saat pemuda dari berbagai daerah, dari berbagai keragaman identitas, meleburkan diri menjadi satu.
"Satu-satunya alat pemersatu dalam perbedaan yang kaya di Indonesia adalah Pancasila. Pancasila menyatukan berbagai kepentingan, sehingga kemajemukan tidak menjadi sumber konflik, namun menjadi sumber kebahagiaan dalam hidup bermasyarakat," pungkas Yudi.