Yudo Margono Akhiri 9 Tahun 'Puasa' Matra AL Duduki Jabatan Panglima TNI
ยทwaktu baca 3 menit

Tinggal selangkah lagi, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono menjadi Panglima TNI. Yudo dipilih Presiden Jokowi menjadi calon tunggal Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang bakal pensiun Desember 2022 mendatang.
Sosok Yudo akan menjadi Panglima TNI dari AL pertama sejak 2013. Ini artinya, Yudo mengakhiri 9 tahun "puasa" matra AL menduduki kursi Panglima TNI.
Terakhir, jabatan itu ditempati Laksamana TNI Agus Suhartono di era Presiden SBY.
2 Panglima TNI dari AL Sebelum Yudo
Jauh sebelum Yudo, nama Laksamana Widodo Adi Sutjipto menjadi KSAL pertama yang mengisi posisi Panglima TNI di era reformasi. Widodo AS menjabat sejak 26 Oktober 1999 hingga 7 Juni 2002 di era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Lama menganggur usai masa kepemimpinannya di TNI rampung, Widodo AS dipercaya mantan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono untuk menjabat sejumlah posisi penting negara.
Posisi itu di antaranya Mendagri ad-interim (2 April 2007-29 Agustus 2007); Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara yang kini dikenal MenpanRB (1 Oktober 2009-22 Oktober 2009); Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (25 Januari 2010-20 Oktober 2014); hingga Menko Polhukam (21 Oktober 2004-20 Oktober 2009).
Setelah itu, matra AL kembali dipercaya sebagai Panglima TNI pada 2010. Saat itu, Presiden SBY Laksamana Agus Suhartono menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal TNI Djoko Santoso.
Agus menjabat sebagai Panglima TNI mulai 28 September 2010 hingga 30 Agustus 2013. Dia akhirnya digantikan Jenderal TNI Moeldoko yang sebelumnya menjabat sebagai KSAD.
Panglima TNI di Era Jokowi
Panglima TNI lalu diisi oleh para KSAD dan KSAU. Setelah Agus, Jenderal TNI Moeldoko dari Angkatan Darat ditunjuk sebagai Panglima TNI tahun 2013-2015. Dia merupakan KSAD terpendek (3 bulan) dalam sejarah militer Indonesia karena pengangkatan dirinya sebagai panglima.
Posisi Panglima TNI lalu digantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tahun 2015-2017. Gatot sebelumnya menjabat sebagai KSAD 2014-2015.
Setelah dua kali diisi dari TNI AD, jabatan Panglima TNI ditempati Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dari Angkatan Udara pada tahun 2017. Presiden Jokowi memilih Hadi untuk menggantikan Gatot yang memasuki masa pensiun April 2018.
"Sedang penunjukan Hadi sebagai calon pengganti Gatot sesuai yang terlampir dalam surat persetujuan ke DPR, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dianggap mampu dan cakap serta memenuhi syarat menjadi Panglima TNI sesuai dengan UU No. 34 tahun 2004 tentang TNI," kata Jubir Presiden Johan Budi, Senin (4/12/2017) silam.
Jokowi lantas mengusulkan pergantian Panglima TNI pada November 2021, mengingat masa pensiun Hadi Tjahjanto jatuh pada bulan yang sama. Kala itu sosok yang terpilih dari Angkatan Darat, yakni Jenderal TNI Andika Perkasa.
Sebelum jadi Panglima TNI, Andika merupakan KSAD tahun 2018-2021. Lulusan Akademi Militer tahun 1987 itu sempat menjadi Komadan Paspampres Jokowi pada 2014 dan Pangkostrad AD tahun 2018.
Sosok Yudo Margono dari TNI AL
Laksamana TNI Yudo Margono merupakan perwira tinggi TNL AL sejak 20 Mei 2020. Meski kariernya disebut tak secemerlang Andika, pria kelahiran tahun 1965 itu menorehkan berbagai prestasi di AL. Tahun 2019, Yudo memimpin Satgas Laut dalam operasi SAR pencarian bangkai pesawat Lion Air JT-160 yang jatuh.
Berkat dirinya, Indonesia mampu menghadapi kisruh perairan Natuna yang diklaim sebagai wilayah China. Dia juga memimpin operasional RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran untuk penanganan COVID-19. Prestasi ini membuat Yudo dipercaya Jokowi menjadi KSAL.
