Yuk! Budayakan Baca Buku di Kereta

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PT KCI gelar peringatan Hari Buku Dunia di kereta. (Foto: dok. PT KCI)
zoom-in-whitePerbesar
PT KCI gelar peringatan Hari Buku Dunia di kereta. (Foto: dok. PT KCI)

PT Kereta Commuter Indonesia bersama Yayasan Taman Baca Innovator menggelar aksi ‘keREADta’ pada Minggu (22/4) pagi. Acara tersebut digelar untuk memperingati Hari Buku Sedunia yang jatuh pada 23 April lalu.

Aksi KeREADta (baca:ke-read-ta) merupakan gerakan membaca buku di dalam Kereta Rel Listrik (KRL). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya ajakan kepada masyarakat untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan.

Menurut Vice President Corporate Communication PT KCI Eva Chairunisa, aksi KeREADta pada tahun ini bertajuk “Ketika kereta menjadi tempat yang menyenangkan untuk membaca”. Dia menilai bahwa KRL mampu menjadi tempat yang nyaman bagi para penumpang untuk membaca buku.

“Dalam menggunakan transportasi KRL biasanya pengguna akan punya cukup waktu selama dalam perjalanan. Akan sangat disayangkan bila waktu yang ada tidak digunakan untuk membaca. Aksi ini tentu bisa menjadi inspirasi bagi penumpang KRL untuk memanfaatkan waktunya selama dalam perjalanan,” ujar Eva seperti dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan (kumparan.com), Minggu (22/4).

PT KCI gelar peringatan Hari Buku Dunia di kereta. (Foto: dok. PT KCI)
zoom-in-whitePerbesar
PT KCI gelar peringatan Hari Buku Dunia di kereta. (Foto: dok. PT KCI)

Menurut Eva, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara PT KCI, Taman Baca Inovator, Indoreadgram dan Booktube ID yang bergabung menjadi tim inisiator bernama LokomoTim.

Melalui kolabarasi tersebut, KeREADta kali ini dibuka dengan flash mob membaca buku serentak di dalam KRL yang bergerak dari Stasiun Jakarta Kota dan berakhir di Stasiun Universitas Indonesia. Sebanyak 400 peserta yang terdiri dari relawan-relawan pegiat literasi turut serta dalam kegiatan ini.

Eva menambahkan, rangkaian aksi tersebut sejalan dengan program sosialisasi dan edukasi Rumah Baca Si Karel milik PT KCI yang saat ini dalam proses pembangunan di wilayah Tenjo, Kabupaten Bogor. Nantinya, kata dia, buku-buku bacaan berkualitas yang terkumpul dari aksi ini akan disumbangkan untuk mengisi Rumah Baca di lokasi yang akses terhadap buku bacaannya masih minim.

PT KCI gelar peringatan Hari Buku Dunia di kereta. (Foto: dok. PT KCI)
zoom-in-whitePerbesar
PT KCI gelar peringatan Hari Buku Dunia di kereta. (Foto: dok. PT KCI)

Selain mengampanyekan gemar membaca buku di dalam rangkaian KRL, aksi ini juga berlanjut dengan Talk Show di Kampus Universitas Indonesia. Talk show yang terbagi menjadi lima kelas inspirasi ini diisi oleh sejumlah narasumber kenamaan dan berpengalaman.

Saat ini fakta literasi Indonesia tergolong miris. Indonesia nyaris menempati posisi buncit yakni peringkat 60 dari 61 negara yang diteliti. Tingkat membaca siswa Indonesia juga berada di peringkat ke 57 dari 65 negara yang diteliti. Sedangkan minat baca di Indonesia hanya 0,0001 artinya hanya 1 dari 1.000 penduduk yang memiliki minat baca.

Selamat Hari Buku se-Dunia!.