Yurizal, Pasien BPJS yang Curhat dan Dicibir Dokter, Menunggu 8 Jam di RSCM

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi RSCM Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi RSCM Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Direktur Jenderal (Dirjen) Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya mengungkap, alm. Yurizal, pasien BPJS Kesehatan yang curhat di Threads dan dicibir dokter hingga nakes, rupanya menunggu 8 jam di RSCM.

Azhar mengatakan, Yurizal harus menunggu karena membutuhkan ruang High Care Unit (HCU) yang jumlahnya terbatas. Ia menyebut, RSCM adalah pusat rujukan nasional, sehingga kemungkinan besar RS itu penuh sangat besar.

"Tapi apa harus menunggu delapan jam itu tergantung situasi, kalau kosong ya lebih cepat dari itu," katanya dikutip dari Antara, Jumat (7/8).

Azhar mengatakan Yurizal mengidap penyakit yang tidak dapat disebutkan, disertai keganasan. Pihak keluarga, katanya, juga sudah paham akan kasus ini.

Sekilas Kasus

Klarifikasi RSUD Ruteng menanggapi viralnya postingan, 5/8/2026. Foto: Instagram/@rsudrutengofficial

Kasus ini bermula dari unggahan pasien BPJS bernama Yurizal di media sosial Threads pada 22 Juli 2026.

Dalam unggahannya, Yurizal mengaku telah menunggu selama delapan jam namun belum mendapatkan kamar perawatan. Ia tidak menyebutkan nama rumah sakit maupun penyakit yang dideritanya.

Pernyataan RSUD Soekardjo Tasikmalaya soal pegawainya yang mencibir di akun Threads Yurizal, 5/8/2026. Foto: Instagam/@rsuddrsoekardjo

Unggahan tersebut kemudian memicu berbagai komentar, termasuk dari sejumlah akun yang kemudian diketahui milik staf fasilitas kesehatan (perawat, dokter, hingga pegawai administrasi).

Setelah sepupu Yurizal mengumumkan bahwa Yurizal meninggal dunia pada 31 Juli 2026, komentar-komentar yang dinilai tidak berempati mendapat kecaman publik. Hal ini berujung permintaan maaf dari pihak yang berkomentar negatif. Tempat mereka bekerja juga membuat klarifikasi.